TRIBUNWOW.COM - Yordania menjadi sorotan karena dianggap turut mencegat rudal yang dikirimkan Iran ke Israel.
Yordania menembak jatuh rudal Iran sebelum sampai ke Israel.
Namun, ternyata tembakan itu dilakukan secara otomatis bukan berarti untuk membela Israel.
Berikut ini 3 fakta soal Yordania yang tembak jatuh rudal Iran.
Baca juga: Israel Hubungi 32 Negara untuk Minta Mereka Jatuhkan Sanksi pada Iran setelah Serangan 13 April
1. Penembakan Benda Asing
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Yordania, Ayman Al-Safadi menjelaskan kebijakan penembakan benda asing di langit Yordania berasal dari manapun.
Hal itu adalah protokol tetap aturan keamanan negaranya.
"Setiap drone atau rudal yang menembus wilayah udara Yordania akan dihadang untuk mencegahnya menimbulkan kerugian di Yordania atau ancaman bagi warga Yordania," katanya dilansir Khaberni dikutip Tribunnews, Senin (15/4/2024).
Al-Safadi juga menekankan, jika bahaya ini datang dari Israel, Yordania juga akan mengambil tindakan yang sama seperti yang dilakukan terhadap drone Iran.
Baca juga: Yordania Jatuhkan Drone Iran ke Israel, Hubungan dengan Prabowo Disorot hingga Tolong Bantuan Gaza
2. Jadi Sorotan di Indonesia
Tindakan Yordania itu sempat jadi sorotan besar di Indonesia lantaran Raja Abdullah II pemimpin Yordania adalah teman dekat Calon Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Persahabatan Prabowo dan Raja Abdullah II pun tak hanya sebatas kenalan semata.
Hal itu terlihat saat keduanya berbincang melalui telepon pada Selasa (12/3/2024).
Terlihat Prabowo yang saling menyapa hangat dan menyebut sebagai sahabat.
"Turut berbahagia untukmu saudaraku, selamat," ujar Raja Abdullah II.
"Terima kasih yang mulia, saya ingin menghubungimu mungkin beberapa pekan lagi bila memungkinkan," jawab Prabowo.
Raja Abdullah II menyebut sebagai teman lama, dirinya sangat bangga atas pencapaian Prabowo saat ini.