Pilpres 2024

Syarat Politis Jadi Alasan Jokowi dan Megawati Tak Kunjung Bertemu? Sekjen PDIP Hasto Panen Kritik

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat bertemu di Batutulis pada Sabtu (8/10/2022). Dalam pertemuan selama dua jam tersebut kedua tokoh membahas soal krisis pangan hingga Pemilu 2024.

Menurutnya, bulan Syawal adalah bulan yang paling tepat untuk menjalin silaturahmi.

Ari menambahkan, Jokowi selalu terbuka untuk bersilaturahmi dengan tokoh bangsa, termasuk Megawati.

Projo Beri Peringatan Hasto

Tanggapan berbeda disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Projo, Handoko.

Terkait sulitnya syarat untuk Jokowi menemui Megawati, Handoko langsung memberikan kritik.

Handoko berujar, tidak perlu syarat politis dalam silaturahmi Jokowi dan Megawati.

Menurutnya, silaturahmi terutama di bulan Syawal dapat memberikan banyak berkah.

“Urusan bangsa dan negara itu tidak melulu soal politik. Enggak usah pakai syarat,“ katanya hari ini, Sabtu (13/04/2024).

Handoko menegaskan, silaturahmi hanya membutuhkan niat baik dan ketulusan hati.

Tidak perlu syarat-syarat politis yang hanya akan mencederai hati rakyat.

“Menolak silaturahim bikin rakyat ilfil," tegasnya.

Baca juga: Hasto Ungkap Syarat jika Jokowi Mau Bertemu Megawati, Sekjen PDIP: Biar Bertemu Anak Ranting Dulu

TKN Prabowo-Gibran: Jangan Asal Bicara

Kritik juga dilayangkan Ketua Umum relawan Prabowo Mania sekaligus anggota TKN Prabowo-Gibran, Immanuel Ebenezer alias Noel.

Menurut Noel, pernyataan Hasto jauh dari kesan dan sikap kader partai politik.

"Hasto perlu mendapatkan pengkaderan sebagai seorang kader partai politik. Dia perlu memahami bagaimana sikap seorang kader partai politik yang baik, bersikap positif dan mengutamakan persatuan bangsa. Jangan sebaliknya, tidak mampu menjaga silaturahmi di antara pemimpin bangsa," kata Noel dalam keterangannya, Sabtu.

Halaman
123