AS tetap nekat membantu Israel meski Iran sudah meminta AS untuk tidak ikut campur dalam konflik Iran-Israel baru-baru ini.
Dua pejabat AS menyebut Iran tidak menargetkan pasukan AS dalam serangan yang dilakukan Iran dan proksinya.
Adapun Gedung Putih mengatakan Presiden AS Joe Biden rutin mendapat informasi terbaru dari tim keamanan nasionalnya mengenai situasi di Israel.
"Akan bertemu dengan mereka sore ini di Gedung Putih," kata Gedung Putih.
Baca juga: Tandai Awal Serangan Militer, Ini Detik-detik Iran Luncurkan Drone dan Rudal Balistik ke Israel
Gedung Putih menduga, serangan Iran akan berlangsung selama beberapa jam.
"Presiden Biden sudah menjelaskannya: Dukungan kami terhadap keamanan Israel itu sangat kuat. AS akan membela rakyat Israel dan membantu pertahanan mereka dalam melawan ancaman dari Iran ini."
Sementara itu, utusan Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut serangan Iran ke Israel "bisa dianggap selesai".
"Namun, jika rezim Israel kembali membuat kesalahan, balasan Iran akan jauh lebih tegas. Ini adalah konflik antara Iran dan rezim jahat Israel sehingga AS harus menjauh," kata utusan Iran itu. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kerusakan dan Korban di Israel akibat Serangan Besar Iran & Proksinya: Pangkalan IDF Rusak