Kasus Korupsi

Siapa Robert Bonosusatya alias RBS? Diduga Sosok Kuat di Balik Korupsi Timah Rp 271 Triliun

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Robert Bonosusatya alias RBS, pengusaha yang diduga menyuruh suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis dan Crazy Rich PIK, Helena Lim dalam kasus korupsi dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022 selesai diperiksa.

TRIBUNWOW.COM - Sosok berinisial RBS ramai disebut dalam kasus mega korupsi timah yang menyeret Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim, dan suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis.

RBS diduga sebagai orang kuat yang mengendalikan mega korupsi senilai Rp 271 triliun itu.

Lantas, siapa sebenarnya sosok RBS?

Baca juga: Nasib Sandra Dewi setelah Harvey Moeis Jadi Tersangka Korupsi, Akankah Ikut Terseret Kasus Suami?

Sosok RBS

Belakangan diketahui sosok RBS adalah pengusaha Robert Bonosusatya.

Nama Robert dikenal di kalangan pengusaha. Akan tetapi, data diri Robert tidak banyak diungkap.

Diketahui Robert Priantono Bonosusatya merupakan mahasiswa lulusan sains di University of California San Francisco Foundation.

Dilansir dari Bloomberg.com via TribunPontianak.co.id  Robert Priantono Bonosusatya pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Citra Marga Nusaphala Tbk dan PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.

Sebagaimana diketahui, PT Citra Marga Nusaphala Tbk adalah perusahaan pengakomodasi jalan tol yang berkantor di Jakarta.

Sedangkan, PT Jasuindo Tiga Perkaasa Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan.

RBS atau RBT juga adalah President Direktur PT Pratama Agro Sawit sejak tahun 2008.

RBT pernah disorot media ketika Surat Kabareskrim Polri bernomor B/1538/VI/2010/BARESKRIM tanggal 18 Juni 2010 ke PPATK beredar di lingkungan DPR.

Saat itu, RBT menjadi penjamin kredit untuk anak Komjen Budi Gunawan, Muhammad Heriano Widyatma yang saat itu berstatus tersangka KPK namun juga calon Kapolri.

Melansir Kompas.com, Robert disebut pernah menjabat Komisaris Utama PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.

Perusahaan itu bergerak di bidang percetakan dan memproduksi dokumen keamanan.

PT Jasuindo disebut pernah menggarap proyek mencetak Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Halaman
123