TRIBUNWOW.COM - Pasangan calon Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar unggul di Provinsi Sumatera Barat.
Jumlah itu diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi nasional KPU RI yang berlangsung di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Ketua KPU Hasyim Asyari telah mengesahkan suara yang masuk untuk rekapitulasi nasional Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga: Prabowo Terima Kunjungan Dubes Jepang dan 2 Delegasi, Bicara soal Pertukaran Personel Militer
Hasilnya, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar mendapatkan 1.744.042 suara.
Di posisi kedua ada Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dengan 1.217.314 suara.
Dan paslon Ganjar Pranowo - Mahfud MD hanya mendapatkan 124.044 suara.
Padahal jika ditilik ke belakang, Sumatera Barat merupakan ladang suara untuk Prabowo Subianto saat berkontestasi di Pilpres 2019 lalu.
Namun, saat ini ia kalah dari Anies-Muhaimin yang baru saja mencalonkan diri di Pilpres 2024 ini.
Baca juga: Hasil Suara Kontras Prabowo di Jateng pada Pilpres 2024 dan 2019, Ganjar dan PDIP Tak Lagi Berkuasa
Dikutip dari Kompas.com, Pengamat Politik Asrinaldi mengatakan Sumatera Barat memiliki kekhususan dalam memilih calon pemimpin.
Masyarakat Sumatera Barat mengutamakan sosok yang memiliki 3T yakni takah (mampu), tageh (kuat) dan tokoh (ketokohan).
Asrinaldi menilai masyarakat Sumbar melihat Anies kuat di tiga faktor ini.
Asrinaldi juga melihat faktor keagamaan menjadi penyebab Anies unggul di Sumbar.
Jadi, kendati dua Pilpres sebelumnya Sumbar selalu dikuasai Prabowo, tidak bisa serta-merta hasilnya tetap sama.
Baca juga: Hasil Rekapitulasi Nasional Pilpres 2024 di 5 Provinsi Kalimantan, Prabowo - Gibran Ungguli Semua
"Kemampuan, kekuatan, dan ketokohan menjadi pilihan utama. Setelah itu intelektual dan keagamaan," jelas Asrinaldi saat dihubungi, Kamis (16/2/2024).
Selain itu, faktor dukungan Presiden Jokowi ke 02 juga dianggap jadi penyebab kekelahan.