TRIBUNWOW.COM - Simak tata cara mandi sunnah sebelum Puasa Ramadhan 2024/1445 H, dilengkapi dengan bacaan doa niatnya.
Sebagian umat Muslim keliru memahami makna mandi sebelum Puasa Ramadhan.
Ada yang meyakini mandi sebelum Ramadhan adalah hal wajib, padahal tidak demikian.
Dikutip dari baznas, hukum mandi sebelum Puasa Ramadhan 2024 adalah sunnah, bukan wajib.
Seperti yang dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81):
"Dan sisa mandi-mandi yang disunahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya di antaranya membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah, ..., dan setiap malam di bulan Ramadhan.
Imam Al-Adzrai hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjemaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu."
Sehingga tidak ada keharusan umat Islam mandi jelang Puasa Ramadhan karena tak ada rukun atau syaratnya.
Meski demikian, apabila Anda ingin melakukannya, bisa mendapat pahala karena sunnah.
Baca juga: Mengapa Perlu Sidang Isbat untuk Menentukan Awal Puasa Ramadhan 2024? Ini Alasan dan Kata Kemenag
Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Ramadhan 2024
- Niat
Nawaitu adaaal ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadh lillahi taala.
Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Taala."
- Tata Cara
Setelah membaca niat, bisa melanjutkan dengan prosesi mandi, seperti hadist berikut.
"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan.
Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudu dengan wudu untuk salat.
Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Bukhari dan Muslim).
Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub
Sementara itu, berikut ini tata cara mandi junub atau mandi wajib yang harus dilakukan umat muslim untuk menyucikan diri dari hadast besar.
Mandi junub harus dilakukan orang yang berhadast besar, agar bisa melakukan ibadah sholat, tawaf, dan ibadah lainnya.
Baca juga: Tata Cara Sholat Tarawih Puasa Ramadhan 2024, Ikuti 13 Urutannya, Lengkap dengan Doa Niat
-
Rukun mandi wajib
Ada dua rukun yang harus dilakukan ketika melaksanakan mandi wajib, yaitu:
1. Niat
Di antara lafal niat dalam mandi wajib adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala
"Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Namun, menurut Ustaz Abdul Somad, umat Muslim dilarang menyebut nama Allah atau melafazkan niat mandi wajib di dalam kamar mandi yang terdapat WC-nya.
“Apakah sah mandi wajib di tempat ada (di dalam kamar mandi) WCnya? Sah, tidak jadi masalah. Hanya saja tidak boleh menyebut nama Allah di dalam (kamar mandi yang ada WCnya),” kata UAS, dikutip dari serambinews.
Karena itu, kata UAS, apabila ingin melaksanakan mandi wajib yang di dalam kamar mandi ada WC, maka cukup diniatkan dalam hati saja kemudian mengguyur air ke seluruh badan.
“Tapi kalau tidak ada (WC-nya) baca (lafazkan) niat. Kalau ada, cukup di hati saja,” jelas UAS.
Baca juga: 7 Bacaan Doa Awal Ramadhan 2024/1445 H, Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Arti, Dibaca H-1 Puasa
2. Mengguyur seluruh badan
Saat mandi wajib, seluruh badan bagian luar harus terguyur air, termasuk rambut dan bulu-bulunya.
Untuk bagian tubuh yang berambut atau berbulu, air harus bisa mengalir sampai ke bagian kulit dan pangkal rambut/bulu sehingga tubuh tidak tertempel najis.
-
Sunah mandi wajib
Ada sejumlah kesunnahan yang bisa dilakukan saat melaksanakan mandi wajib. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidâyatul Hidâyah, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
- Membasuh tangan hingga tiga kali.
- Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
- Berwudhu dengan sempurna.
- Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.
- Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
- Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
- Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
- Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi. Wallâhu a‘lam.
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)