Pilkada Solo

Sosok Kandidat di Bursa Pilkada Solo Mulai Bermunculan, Siapa yang akan Menjadi Pengganti Gibran?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Di sisi lain, Sekar juga diisukan akan bersanding dengan Mangkunegara X sebagai Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Solo.

Terkait hal itu, Sekar mengatakan belum ada pembicaraan.

"Soal ada pengerucutan masalah ini, belum dibahas apapun menjadi diskusi kalangan lain monggo-monggo saja. Kemungkin dalam politik selalu bisa dan kemungkinan semuanya ada. Sebagai kader partai harus juga mengikuti partai tingkat provinsi dan pusat," jelas Sekar.

Baca juga: Gibran Temui Relawan Bolone Mase, Begini Reaksinya saat Diminta untuk Turunkan Bonus karena Menang

Sejumlah kader PDIP pun juga muncul sebagai kandidat potensial bakal calon wali kota Solo.

Di antaranya Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa dan Ketua Bapilu PDIP Solo Her Suprabu.

Tak hanya itu, kader PDIP juga muncul dalam bursa wakil wali kota Solo yakni Kevin Febiano dan Ginda Ferachtriawan.

Masuknya nama Kevin Fabiano ini, lantaran telah dilirik oleh parpol lain sebagai bakal calon wakil wali kota Solo.

"Terus terang kemarin ada satu partai menghubungi saya. Tapi saya sampaikan secara tegas saya PDIP, masih di PDIP. Partai lain yang tak bisa saya sebutkan, meminta saya maju. Tapi saya tidak," kata Kevin Febiano, pada Senin (4/2/2024).

Terkait kemungkinan maju di Pilkada Solo, Kevin masih masih fokus untuk mengawal hasil pemilu legislatig.

"Mohon doanya lancar ke depan, saya akan merealisasikan janji-janji saat sosialisasi kepada masyarakat. Saya belum ke Pilkada. Saya masih kecil, saya siapa. Yang jelas siapa bisa memimpin Kota Solo pastinya lebih bisa menyelesiakan program-program yang saat ini berjalan," paparnya.

Sementara itu, nama Ginda Ferachtriawan masuk bursa calon wakil wali kota Solo karena berkaca di Pilkada 2014 dan 2019 lalu.

Ginda mengajukan diri sebagai calon wakil wali kota Solo ke DPD PDIP Jawa Tengah.

Saat dikonfirmasi, Ginda pun tak menutup kemungkinan tersebut.

Menurutnya, saat ini Kota Solo idealnya dipimpin oleh anak muda untuk melanjutkan program-program yang ada.

"Mungkin saja mendaftar kembali. Saya dua kali mendaftar, dua periode anggota dewan. Kita lihat syarat mendaftar itu apa lagi. Ini harapanya mendorong anak-anak muda lain. Dulu, mendaftar tapi belum mendapatkan rekomendasi partai," kata Ginda Ferachtriawan, pada Senin (4/2/2024).

Halaman
1234