Terkini Daerah

Sosok Aditya, Penjual Bakso di Jakarta yang Dicap Anak Gagal oleh Keluarga, Kini Siap-siap ke Jepang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Aditya yang ceritakan perjalanan hidupnya mengadu nasib di Jakarta, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (3/3/2024).

Ketika orangtuanya berpisah, Adit tinggal bersama sang ayah di Sukabumi.

Sementara kedua adiknya tinggal bersama sang ibu.

Karena hal itu juga, ia tidak dapat melanjutkan sekolahnya dan berhenti ketika duduk di kelas 2 sekolah menengah atas (SMA).

Adit merasa kecewa atas perceraian kedua orangtuanya sampai ia harus putus sekolah.

Akan tetapi, ia berpesa kepada sang ibu agar kedua adiknya tidak bernasib sama sepertinya.

"Kecewa. Adik saya jangan sampai putus sekolah, jangan kayak saya!" sambung Adit.

Ia juga bercerita ketika duduk di bangku SMP, ia bercita-cita sebagai seorang TNI.

Akan tetapi, ia harus mengubur mimpinya karena sang ibu tidak merestui.

Ibunya melarang Aditya menjadi TNI karena risiko dari profesi tersebut sangat tinggi.

Baca juga: Perolehan Suara PSI di DPRD DKI Jakarta Kalahkan 3 Partai Besar, Kini Siap Saingi Partai Golkar

Pedagang bakso ini juga merasa ibunya lebih mementingkan kakak-kakaknya.

"Dulu, ibu saya lebih mementingkan abang dan kakak dibanding saya," tutur dia.

Karena hal itu pula, semenjak kepergian sang ayah di tahun 2018, Aditya memilih mengadu nasib di Jakarta.

Menjalani kehidupan di Jakarta memang tak semudah yang dibayangkan.

"Hidup di Jakarta susah, harus punya etika, dan sopan santun," kata dia.

Persiapan ke Jepang

Halaman
123