Timnas Indonesia

Keuntungan Mencolok Timnas Indonesia Naturalisasi Chovanie Amatkarijo: Struick-Pilar PSM Kalah Pamor

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain sayap Gais opsi Timnas Indonesia, Chovanie Amatkarijo. Keuntungan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Chovanie Amatkarijo, Rafael Struick dan pilar PSM Makassar kalah pamor.

TRIBUNWOW.COM - Keuntungan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Chovanie Amatkarijo, Rafael Struick dan pilar PSM Makassar kalah pamor.

Dilansir TribunWow.com, muncul lagi satu pemain keturunan yang bisa dijadikan opsi Shin Tae-yong untuk lini depan Timnas Indonesia.

Bukan berkewarganegaraan Belanda, kali ini opsi muncul dari pemain keturunan Indonesia asal negara Sint Maarten, Chovanie Amatkarijo.

Garis keturunan Chovanie Amatkarijo berasal dari neneknya yang berasal dari Jawa.

Baca juga: Profit di Luar Dugaan Timnas Indonesia Naturalisasi Cyrus Margono: Bintang Persebaya Kans Tersingkir

Saat ini, Chovanie Amatkarijo bermain untuk tim kasta pertama Liga Swedia dengan posisi bermain sebagai sayap kiri.

Jika berhasil dinaturalisasi, maka diprediksi posisi Rafael Struick dan pilar PSM Makassar, Yakob Sayuri bakal terancam.

Mengingat, ada lima keuntungan mencolok yang bisa didapatkan Timnas Indonesia jika berhasil menaturalisasi Chovanie Amatkarijo.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Proyeksi Jangka Panjang

Keuntungan mencolok pertama tentu saja terkait dengan usia Chovanie Amatkarijo yang masih sangat muda yakni 24 tahun.

Lahir di Den Haag, Belanda, 20 Mei 1999.

Praktis, usia Chovanie Amatkarijo tak lama lagi bakal menginjak 25 tahun.

Usia yang sudah menunjukkan kematangan cara bermain dan tentu saja bisa dijadikan proyeksi jangka panjang Timnas Indonesia apabila berhasil dinaturalisasi.

Terkhusus untuk di plotkan di posisi sayap kiri.

2. Kenyang Pengalaman di Belanda, Swedia dan Kroasia.

Di usia yang baru menginjak 24 tahun, siapa sangka, Chovanie Amatkarijo memiliki segudang rekam jejak mentereng.

Halaman
1234