TRIBUNWOW.COM - Profit di luar dugaan Timnas Indonesia naturalisasi Million Manhoef, Rafael Struick dan pilar PSM Makassar kalah pamor, berikut ini sebabnya.
Dilansir TribunWow.com, nama Million Manhoef kini tengah hangat diperbincangkan karena masuk menjadi satu di antara opsi pemain naturalisasi bidikan Shin Tae-yong.
Sebagaimana diketahui, Million Manhoef merupakan winger kanan kelahiran Beemster, Belanda berusia 22 tahun.
Berposisi murni sebagai sayap kanan, Million Manhoef dapat diperuntukkan guna memperkuat lini depan Timnas Indonesia.
Baca juga: Keuntungan Timnas Indonesia Naturalisasi Matthew Steenvoorden: Ada 3, Pilar Persija & Elkan Terancam
Sementara itu, dalam bio Instagramnya, Million Manhoef juga menyematkan tiga negara garis keturunannya yakni Belanda, Suriname dan Indonesia.
Lantas, apa keuntungan yang bisa didapat Timnas Indonesia jika berhasil mendapatkan Million Manhoef untuk dinaturalisasi?
1. Proyeksi Jangka Panjang
Tentu, keuntungan yang didapatkan jika Timnas Indonesia naturalisasi Million Manhoef adalah usianya yang relatif masih sangat muda.
Seperti diketahui, Million Manhoef saat ini berusia 22 tahun.
Praktis, usia tersebut bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk terus menggunakan jasanya secara jangka panjang.
Terlebih, kiprahnya di benua Eropa dan di Liga 2 Inggris bisa menempa performanya yang tentu saja bisa turut dirasakan Timnas Indonesia.
Selain itu, usia 22 tahun menjadi kriteria pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam komposisi skuad asuhannya.
Baca juga: Kelebihan Mencolok Jay den Haan Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Ada 3, 2 Bikin Minder Pilar Persib
2. Karier Mentereng
Kedua berkaitan dengan rekam jejak mentereng dari seorang Million Manhoef.
Seperti diketahui, Million Manhoef merupakan pemain jebolan asli Vittese junior.