TRIBUNWOW.COM - Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Desember 2023 sempat menunjukkan keunggulan paslon Ganjar Pranowo - Mahfud MD di Jawa Tengah.
Namun, dalam exit poll yang dirilis oleh Litbang Kompas, Kamis (15/2/2024), suara Ganjar Pranowo - Mahfud MD digerus habis oleh paslon Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Peneliti Senior Litbang Kompas, Bambang Setiawan, suara Jawa Tengah sangat berbeda dengan hasil survei Bulan Desember.
Baca juga: Mengapa Hasil Quick Count Ganjar-Mahfud Tak Sesuai Suara Partai Pengusung? Ini Analisis Pengamat
Meski saat itu masih banyak silent voters yang belum menggunakan suaranya.
"Kalau di Jawa Tengah dan DIY selama ini menjadi kekuatan dari Ganjar dan PDIP di sini ini ternyata sekarang sudah berhasil diambil alih oleh Prabowo-Gibran," ujar Bambang.
Diketahui, berdasarkan exit poll suara masuk 92 persen, Prabowo-Gibran mendapatkan 45,5 persen suara.
Jumlah itu sangat melejit jika dibandingkan dengan hasil survei Litbang Kompas.
"Pergerakan cukup masiv karena di survei kami Desember lalu, itu posisi untuk Ganjar-Mahfud itu masih unggul. Mereka di sekitar 30 persen, sedangkan Prabowo-Gibran sekitar 29 persen," tambah Bambang.
Baca juga: Hasil Quick Count di 8 Lembaga, Prabowo Masih Ungguli Anies dan Ganjar, Data Masuk di Atas 95 Persen
Menurutnya, ada faktor yang membuat suara 02 melejit sangat jauh dalam waktu kurang dari 2 bulan itu.
"Itu meningkatnya signifikan hampir setengah dari sebelumnya, ini tentu enggak lepas dari ibaratanya Jawa Tengah ini menjadi battle ground yang betul pada akhirnya harus dilumpuhkan," tuturnya.
"Sehingga membuat relatif Ganjar-Mahfud tidak bisa bergerak lain wilayah, konsentrasinya di situ saja."
"Terlebih lagi presiden Jokowi itu sangat intens di minggu-minggu terakhir tentu sangat berpengaruh terhadap pilihan masyarakat."
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan survei Litbang Kompas, Ganjar-Mahfud hanya terpaut 2 persen dari Prabowo-Gibran untuk perolehan di Jawa Tengah.
Meski unggul, Ganjar Pranowo - Mahfud MD mendapatkan 31,6 persen sementara Prabowo - Gibran mendapatkan 29,6 persen.
Survei juga memperlihatkan bahwa elektabilitas capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, berada di urutan terakhir yakni 4,3 persen.