Ia mengatakan mundurnya Ahok adalah hal yang biasa dalam politik.
“Bagi saya, mundurnya Ahok jadi Komut Pertamina itu hal biasa. Bukan peristiwa politik, tapi peristiwa bisnis."
"Kalau Ahok akhirnya mundur untuk berkampanye, ya wajar karena dia memang politisi, anggota parpol.” jelas Nusron kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/2/2024).
Menurut Nusron, Ahok sebenarnya sudah memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo sejak awal Oktober 2023.
"Jadi semua orang sudah tahu. Mungkin karena sekarang lagi tren mundur di sana, ya sekalian mundur untuk ikut kampanye. Tidak ada yang salah,” lanjut Nusron. (TribunWow.com)