Kabinet Jokowi

PDIP Sebut Alasan Mahfud MD Mundur dari Menkopolhukam karena Jokowi, Singgung Kasus Eddy Hiariej

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/1/2020). Saat ditanya soal pengganti Mahfud MD, Hasto malah menjawab soal kasus pra peradilan Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej.

"Maka hari ini saya sudah membawa surat untuk presiden untuk disampaikan langsung soal masa depan politik saya yang belakangan ini jadi pembicaraan publik."

Baca juga: Mahfud MD Mundur dari Kabinet Jokowi, Sudah Bawa Surat Pengunduran Diri hingga Tunggu Pertemuan

Sementara saat ini, Mahfud MD menunggu presiden kembali beragenda di Jakarta untuk melakukan pertemuan bersama.

"Dan surat ini disampaikan begitu ketemu presiden, begitu saya diberi waktu saya sampaikan langsung surat ini."

Menkopolhukam mengatakan ingin mundur secara terhormat.

"Saya dulu diangkat dengan penuh kehormatan dengan sungguh-sungguh, saya percaya Beliau dan bekerja dengan hati-hati, dan InsyaAllah baik, oleh sebab itu karena kami menerima tugas dengan saling menghormati saya akan pamit baik-baik," kata Mahfud MD.

"Saya sampaikan surat ini begitu dijadwalkan diterima oleh Presiden, ada di Jakarta Kamis, secepat kami tiba di Jakarta secepat bertemu."

Mahfud MD ingin mengundurkan diri secara beretika dengan bertemu langsung dengan Jokowi menunggu pertemuan itu terlaksana.

"Tidak boleh tinggal gelanggang colong playu, karena etika, ekspresi dari kejujuran, penghayatan keagamaan dan kesantunan budaya. Maka saya tak akan mengatakan apa-apa sebelum bertemu presiden."

"Saya menerima pengangkatan dengan hormat, saya akan pamit dengan hormat, saya akan melaporkan saya sudah selesai. Itu saja." (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)