Pilpres 2024

Hasil Survei Terbaru Capres di Jawa Barat, Prabowo-Gibran Paling Kuat, Ganjar Terendah, Anies?

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Elektabilitas bakal kandidat capres Pemilu 2024 Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo. Berdasarkan dua lembaga, survei terbaru memperlihatkan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran menjadi yang paling kuat di Jawa Barat.

Survei elektabilitas DKI Jakarta itu dipaparkan oleh tiga lembaga survei dalam waktu yang berbeda.

Terbaru, lembaga survei Charta Politik yang merilis hasil survei elektabilitas per daerah, Minggu (21/1/2024).

Berikut ini hasil survei elektabilitas capres-cawapres terbaru untuk wilayah DKI Jakarta:

  • Charta Politika

Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei elektabilitas terbaru pada Minggu (21/1/2024).

Berdasarkan rilis, Charta Politika melakukan survei pada 4-11 Januari 2024 atau setelah debat capres ketiga.

Jika berdasarkan pilihan capresc-cawapres per wilayah, paslon Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka unggul di hampir semua wilayah kecuali Jawa Tengah dan DIY.

Termasuk Prabowo-Gibran juga unggul di wilayah DKI Jakarta.

  • Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar: 34 persen
  • Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka: 36 persen
  • Ganjar Pranowo - Mahfud MD: 25 persen

Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka pada 1.220 responden.

Margin of error dari survei ini sebesar 2,82 persen.

  • Indikator

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres terbaru pada Kamis (18/1/2024).

Dikutip dari rilis TribunWow.com, Indikator Politik Indonesia melakukan jajak pendapat di 13 provinsi yang menjadi kunci pemilih.

Yakni Provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1200 orang yang berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional, kemudian dilakukan oversample di 13 provinsi.

Sehingga total sampel sebanyak 4.560 responden.

Halaman
123