Terlebih, di kedua sayap, PSIS Semarang kerap bergantung pada agresifitas Gali Freitas dan Taisei Marukawa.
Masuknya Ramai Rumakiek bakal jadi opsi untuk meningkatkan agresifitas gol untuk PSIS Semarang.
Sedangkan untuk Persib Bandung, tak agresifnya sisi sayap kanan jadi titik lemah mereka dalam melakukan serangan.
Sempat menemukan penawar pada diri Frets Butuan, apes bagi Maung Bandung, mereka harus kehilangan sang pemain di paruh musim lalu karena hijrah ke Malut United.
Baca juga: 3 Berlian Transfer Liga 2: Persebaya dan PSIS Semarang Kans Menggoda, Bonek dan Snex-Panser Cek
Alhasil, di sisi kanan penyerangan, Persib Bandung kerap bergonta-ganti susunanĀ line upĀ di dalamnya.
Setali tiga uang dengan Persib Bandung, hal yang sama juga dialami Persija Jakarta.
Sisi sayap yang biasa dikomandoi Riko Simanjuntak kini tak semaksimal beberapa musim terakhir.
Sempat menawan dengan adanya Witan Sulaeman, blunder manajemen Persija Jakarta yang melepasnya ke Bhayangkara FC pada paruh musim lalu meninggalkan lubang.
Akhirnya, Thomas Doll putar otak untuk cari solusi pengganti di sektor sayap.
Hingga akhirnya muncullah Rayhan Hannan dan Dony Tri Pamungkas yang kerap bergantian mengisi pos tersebut.
Namun, usia yang terbilang masih sangat muda membuat performa keduanya kerap naik turun.
Terlebih, keduanya masih belum memiliki pengalaman reguler starter di Liga 1.
Menilik hal itu, opsi mendatangkan Ramai Rumakiek dengan segudang pengalaman di usia belianya baik di Timnas Indonesia maupun di Persipura Jayapura bisa jadi solusi ketiga tim tersebut.
Daya tarik itu disinyalir semakin diperkuat dengan kontrak Ramai Rumakiek yang diprediksi bakal segera usai pada akhir musim mendatang.
Menarik dinantikan siapakah nantinya yang akan memanfaatkan momentum untuk mendatangkan Ramai Rumakiek pada bursa transfer awal musim mendatang.
Baca juga: 2 Opsi Menarik Mantan Terindah Persib Bandung Bisa Digoda Persija Jakarta, Gajos Auto Full Senyum