Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan pelaku ditangkap saat akan kabur ke Jakarta.
"Pelaku berhasil kami tangkap di daerah Cigelam saat hendak melarikan diri ke Jakarta," ucap Arwin kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Minggu (14/1/2024) malam.
Dari pemeriksaan sementara, ternyata pelaku menusuk korban lantaran ada dendam pribadi.
Sebelum penusukan, lanjut Arwin, antara korban dan pelaku ternyata sempat cekcok.
"Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku memiliki dendam pribadi kepada korban. Sebelum kejadian sempat ada cekcok juga," ucapnya seperti yang diwartakan TribunJabar.id.
Pihak kepolisian pun kini masih mendalami kasus ini.
Termasuk masih mencari barang bukti yang digunakan pelaku.
"Saat ini kami masih mendalami, apakah akan ada pelaku lain atau tidak,"
"Untuk barang bukti yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban juga masih kami cari," kata Arwin.
Istri Baru Melahirkan
Ibu korban, Nemah (48) pun berharap pelaku bisa dihukum secara setimpal.
Nemah menceritakan, ia terakhir bertemu dengan korban pada Rabu (10/1/2024), saat istri korban akan melahirkan.
"Ketemu terakhir Rabu kemarin, saat menantu melahirkan, baru empat hari punya anak Ya Allah," ucap Nemah.
Mengutip TribunJabar.id, korban ternyata anak tunggal.
"Anak satu-satunya, tadi dikabarin cuman kalau Dian itu ada di rumah sakit," ucapnya.
Ia tak menyangka, anak semata wayangnya meninggal dengan cara dibunuh.