TRIBUNWOW.COM - Lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) telah merilis elektabilitas tiga capres dan cawapres 2024 di sembilan wilayah.
Sembilan wilayah itu meliputi Sumatera, Jakarta dan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Gorontalo, Maluku dan Papua.
Hasilnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi yang tertinggi secara nasional, yakni 43,7 persen.
Selain itu, tinggil keterpilihan Prabowo-Gibran tertinggi di delapan wilayah.
Baca juga: Reaksi Ganjar saat Survei Elektabilitasnya Turun dan Kalah dari Prabowo: Enggak Usah Panik
Baca juga: 6 Survei Terbaru Pilpres 2024: Anies Salip Ganjar di 2 Lembaga, Prabowo Terkuat, Cek Selisihnya
Sedangkan elektabilitas pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tertinggi hanya di satu wilayah, Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Di Jawa Tengah, Pak Ganjar dan Pak Mahfud dibuntuti oleh Pak Prabowo,” kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes dalam konferensi pers daring, Rabu (27/12/2023).
Sementara, di DKI Jakarta, Banten, dan Pulau Sumatera, elektabilitas Prabowo-Gibran bersaing ketat dengan tingkat keterpilihan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
“Di wilayah Sumatera, pasangan (nomor urut) satu dan dua masih bersaing ketat. Di Jakarta dan Banten juga bersaing ketat,” ujar Arya.
Selebihnya, menurut survei CSIS, elektabilitas Prabowo-Gibran memimpin di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Gorontalo, serta Maluku dan Papua.
Selengkapnya, berikut elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres Pemilu 2024 di sejumlah wilayah menurut survei terbaru CSIS:
Baca juga: Hasil Survei Terbaru CSIS: Prabowo-Gibran Tertinggi, Ganjar-Mahfud Terendah di Akhir Desember 2023
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
- Sumatera: 34,4 persen
- Jakarta dan Banten: 35,2 persen
- Jawa Barat: 32,2 persen
- Jawa Tengah dan DIY: 13,0 persen
- Jawa Timur: 15,0 persen
- Bali dan Nusa Tenggara: 14,3 persen
- Kalimantan: 35,0 persen
- Sulawesi dan Gorontalo: 25,6 persen
- Maluku dan Papua: 32,5 persen
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
- Sumatera: 36,5 persen
- Jakarta dan Banten: 35,2 persen
- Jawa Barat: 50,9 persen
- Jawa Tengah dan DIY: 36,5 persen
- Jawa Timur: 52,0 persen
- Bali dan Nusa Tenggara: 45,7 persen
- Kalimantan: 41,3 persen
- Sulawesi dan Gorontalo: 50,0 persen
- Maluku dan Papua: 57,5 persen