Liga 1

Javier Roca Digoda Persis Solo? Ini 3 Keuntungan yang Didapatkan Laskar Sambernyawa, Pasoepati Cek

Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad Persis Solo di Liga 1 2023/2024 (kiri) dan Javier Roca saat melatih Persik Kediri (kanan). Javier Roca digoda Persis Solo? Ini tiga keuntungan yang didapatkan Laskar Sambernyawa, Pasoepati cek potensinya.

Kala itu, Persik Kediri berhasil dibawa dari tim berposisi zona merah degradasi ke posisi 11 klasemen akhir Liga 1 2021/2022.

Persik Kediri berhasil meraup 39 poin dari 34 pertandingannya.

Sayang, kiprahnya bersama Persik Kediri tak seirama ketika ia mengarsiteki Arema FC.

Total, 12 pertandingan Javier Roca jalani selama Arema FC.

Namun sayang, dari 12 laga tersebut, Javier Roca catatkan rasio kekalahan tertinggi ketimbang kemenangan yang didapat.

Javier Roca mampu mempersembahkan 5 kali kemenangan berbanding 7 kekalahan atau margin dua laga lebih banyak hasil minor.

Meskipun begitu, kondisi Javier Roca ketika melatih Persik Kediri dan Arema FC sama-sama tengah terpuruk.

Pelatih asal Chile itu berani mempertaruhkan CV nya demi meloloskan Persik Kediri dengan skuad bukan komposisi pemain sesuai keinginannya sejak awal musim.

Begitu pun dengan Arema FC yang saat itu mulai ia latih pada pekan ke-9 Liga 1 2022.

2. Punya Historis Bersama Persis Solo

Keuntungan kedua yakni sisi historis Javier Roca dan Persis Solo.

Sebagaimana diketahui, Javier Roca semasa aktif bermain pernah merumput bersama Persis Solo.

Tepatnya satu musim pada 2012 sampai dengan 2013.

Kala itu, peran vital Javier Roca di lini tengah Persis Solo membuat namanya banyak digandrungi para suporter setia mereka, Pasoepati.

Kepemimpinan, ketenangan dan kelihaiannya dalam menjadi eksekutor bola mati menjadi beberapa faktor yang membuat kiprah singkat Javier Roca terbilang mengesankan.

Halaman
123