Liga 1

Persis Solo Nyaris Kedatangan Sosok Senilai Rp 20 M, Kaesang Tolak Tawaran dan Pilih Striker Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Utama Persis Solo, Kaesang Pangarep, seusai bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta Selatan, 7 April 2021.

TRIBUNWOW.COM - Satu di antara pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep membuat pengakuan mengejutkan dengan nyaris mendatangkan Mario Balotelli di kompetisi Liga 1 2023/2024.

Dilansir BolaSport.com, hal ini disampaikan Kaesang Pangarep dalam podcast Tendangan Pisang episode 3, Kamis (7/12/2023).

Dalam podcast tersebut, Kaesang Pangarep mengaku sempat ditawari Mario Balotelli untuk bisa membela Laskar Sambernyawa.

Baca juga: Persebaya Jadi Penentu Nasib Leonardo Medina di Persis Solo? 2 Nama Potensi Gantikan, Pasoepati Cek

Namun tawaran untuk meminang Balotelli ditolak Kaesang karena banyak pertimbangan.

Diketahui, Persis Solo menjadi satu di antara tim yang cukup banyak menghadirkan pemain bintang sejak menjuarai Liga 2 2021.

Kini beberapa bintang dimiliki Persis Solo mulai dari Alexis Messidoro, Ramadhan Sananta, Jaime Xavier dan Muhammad Riyandi.

Kala itu, Kaesang berbincang dengan Justinus Lhaksana mengenai upaya klubnya menggaet pemain bintang untuk menambah pamor Liga 1.

“Sebenarnya kemarin tahun lalu ditawari Balotelli," kata Kaesang.

Justin sempat menanyakan apakah ini pernyataan serius atau tidak.

"Ini serius atau bercanda?" tanya Justin.

"Sumpah ditawarin (Balotelli), harganya juga masuk akal, kalo nggak salah 20 M untuk per tahun," jawab Kaesang.

Mario Balotelli mencetak gol perdana di klub barunya, Olympique Marseille. (BolaSport.com)

Baca juga: Persebaya Merana, Sudah Tak Punya Pelatih kini Ditinggal-tinggal Uston Nawawi Jelang Lawan Persis

Putra Presiden Joko Widodo itu mengaku harga Balotelli tidak cocok dengan pemasukan Persis Solo.

Sehingga Kaesang menolak tawaran yang datang untuk Balotelli.

"Kita oke dengan harganya, cuman tidak oke dengan pemasukan (Persis) aja," kata Kaesang.

"Sponsor masih kurang, nggak lah ngaak usah."

Halaman
12