Menurut Nusron, tidak ada salahnya Prabowo memiliki gagasan, kemudian cara penyampaiannya diselingi dengan joget.
"Kalau dikatakan kemudian enggak punya program, enggak punya gagasan, hanya joget-joget, ya enggak juga."
"Yang ada apa? Menyampaikan gagasan pun dengan rileks, kan bisa sambil joget," ucap Nusron di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/12/2023) malam.
Nusron menjelaskan, dibalik jogetan itu ada gagasan besar yang akan dijalankan Prabowo.
"Masa sih orang serius terus dalam kampanye, masak orang enggak punya rileks. Kira-kira itu aja. Kalau dikatakan yang jelas Pak Prabowo itu mempunyai gagasan yang besar," imbuh politikus Partai Golkar itu.
Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan sempat melemparkan jawaban saat dirinya diminta berjoget saat kampanye bertajuk "Desak Anies" di Lampung, Kamis (7/12/2023).
Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Pilpres: Prabowo-Gibran Unggul Versi Indikator, Kans 1 Putaran?
Awalnya Anies diminta berjoget oleh moderator acara, namun dirinya enggan melakukannya.
"Oh Anies enggak pintar joget katanya, pintarnya di kata-kata saja," ucap moderator kepada audiens.
Anies pun menjawabnya dengan kelakar, ia menegaskan, menjadi seorang capres haruslah mengedepankan gagasan.
"Kalau ada gagasan, tak perlu berjoget," ucapan itu disambut tawa oleh hadirin.
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Rizki Sandi Saputra/Ilham Rian Pratama/Muhamad Deni Setiawan)(WartaKotalive.com/Alfian Firmansyah)
Baca berita Pilpres 2024 lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Jawab Kritikan Sering Joget, Klaim Gagasannya di Pilpres 2024 Paling Hebat