TRIBUNWOW.COM - Transfer kontradiktif 4 tim Jawa Timur pada bursa transfer paruh musim, Arema FC, Persebaya Surabaya, Madura United dan Persik Kediri, dua di luar nalar, dua tepat sasaran.
Dilansir TribunWow.com, empat tim di Jawa Timur melakukan kebijakan transfer yang kontradiktif.
Persebaya Surabaya menjadi tim paling jor-joran di Jawa Timur dengan 8 rekrutan pemainnya.
Sedangkan Arema FC menjadi yang terngirit di Jawa Timur dengan dua rekrutan anyarnya.
Baca juga: Transfer Unpredictable Paruh Musim: Persebaya, PSIS, Bhayangkara-PSS Dalang, Persib-Persija Kontras
Selain itu, dari Arema FC, Persebaya Surabaya, Madura United dan Persik Kediri, terdapat dua tim yang melakukan kebijakan transfer di luar nalar.
Sementara dua lainnya dapat dikatakan tepat sasaran karena membidik nama-nama bintang untuk memperkuat atau membenahi posisi di tabel klasemen sementara.
Lantas, siapakah tim yang lakukan kebijakan di luar nalar dan tepat sasaran dari empat tim asal Jawa Timur tersebut?
Berikut ulasan selengkapnya:
1. Arema FC
Arema FC menjadi tim di Jawa Timur terngirit dan tak terduga di bursa transfer paruh musim Liga 1 2023/2024.
Tak disangka, Arema FC memutuskan kebijakan di luar logika para Aremania dengan melepas top skor Liga 1 sementara sekaligus tim yakni Gustavo Almeida.
Bahkan, Arema FC rela melepas Gustavo Almeida menuju ke Persija Jakarta di tengah jeratan zona merah degradasi yang tengah mengintainya.
Sebagai gantinya, Arema FC melakukan perjudian transfer dengan memilih untuk menggaet striker debutan anyar di Liga 1 asal Bolivia Gilbert Alvarez.
Gilbert Alvarez resmi diumumkan sebagai pemain anyar Arema FC pada Sabtu (25/11/2023).
"Selamat bergabung, mengaumlah lebih keras bersama Arema FC," tulis @aremafcofficial.