3. Bobby Sebut Pengerjaan Belum Selesai
Sementara Wali Kota Medan Bobby Nasution juga membantah jalan licin yang membuat sejumlah pengendara motor tergelincir di persimpangan Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara, berbahan keramik.
Bobby mengatakan, jalan tersebut terbuat dari beton, tapi pengerjaannya belum selesai.
"Itu bukan keramik dan sudah disampaikan diinformasikan juga di sosmed Pemkot Medan dan dinas berkaitan sudah menyampaikan itu bukan keramik," ujar Bobby di DPRD Kota Medan, Selasa (21/11/2023).
"Kondisinya licin saya akui, tapi kita tanya ke Dinas SDABMBK, memang itu belum selesai dikerjakan," ujar Bobby menambahkan.
Bobby mengatakan, alasan beton didesain menyerupai keramik demi nilai estetika.
"Ini teknologi lama, yang kita terapkan beton seperti biasa, kita bangun yang biasa dilalui masyarakat cuma dicetak aja. Kelihatannya bentuknya seperti keramik dibuat seperti lantai, jadi inilah, jangan liatnya keramik," ujar Bobby.
4. Kata Pengamat Tata Kota
Di sisi lain, Pengamat Tata Kota Medan, Jaya Arjuna angkat bicara mengenai proyek Jalan Sudirman.
Menurut Jaya, proyek rekonstruksi intersection ini atau dikenal warganet dengan proyek Keramik ini tidak perlu dibuat oleh Pemko Medan sejak awal.
Sebab menurutnya Jalan Sudirman di Kota Medan cukup baik dan tidak perlu ada perbaikan.
Apalagi intensitas kemacetan di area jalan itu tidak terlalu panjang.
"Logikanya Jalan Sudirman itu sebenarnya tidak perlu ada perbaikan karena kondisi di sana jalannya tidak terlalu macet. Dan kondisi jalan juga masih bagus sebelum adanya proyek itu," jelasnya, Selasa (21/10/2023) seperti dikutip dari Tribun Medan.
Apalagi, setelah proyek tersebut selesai, dikatakan Jaya bukan memperbaiki kondisi jalan malah memakan korban.
"Ini pembangunan Kota Medan ini tak mengerti siapa yang jadi otaknya. Pembangunan jalan itu ada tingkat kekasaran secara teknis. Artinya antara gesekan ban sama jalan harus ada," jelasnya.
Baca juga: Viral Aksi Mahasiswa Nekat Bentangkan Spanduk di Acara Wisuda, Desak Kapolri Usut Pembunuhan Ayahnya