Pilpres 2024

Pilpres 2024 Disebut Berpotensi 1 Putaran, Pengamat Politik Soroti 3 Keunggulan Prabowo-Gibran

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 Anies-Muhaimin, Ganjar-Mahfud, dan Prabowo-Gibran.

Kemudian, pasangan Anies-Cak Imin meraih 24,4 persen suara.

Prabowo-Gibran: 39,7 persen
Ganjar-Mahfud: 30 persen
Anies-Cak Imin: 24,4 persen
Tidak jawab/Tidak Tahu: 5,9 persen

Di sisi lain, Indikator turut memaparkan survei elektabilitas capres tanpa cawapres pendampingnya di mana Prabowo unggul jauh hampir 13 persen suara dengan Ganjar di peringkat kedua.

Sedangkan di peringkat ketiga, Anies meraih 23,7 persen suara.

Prabowo: 40,6 persen
Ganjar: 27,8 persen
Anies: 23,7 persen
Tidak jawab/Tidak tahu: 7,9 persen

Terkait survei ini, pendiri Indikator Politi, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan bahwa hasil menunjukan Prabowo masih unggu dibandingkan Anies dan Ganjar.

Namun, Ganjar dan Anies selisih elektabilitasnya masih dalam margin of error.

"Kalau kita lihat berdasarkan margin of error Prabowo unggul signifikan dibanding Ganjar dan Anies, jangan lupa margin of error kurang lebih 2,9 persen, sementara Mas Anies dan Ganjar perbedaannya dalam margin of error," ujarnya dalam pemaparannya secara virtual di YouTube Indikator, Minggu (12/11/2023).

Burhanudin mengatakan kemungkinan Pilpres 2024 mendatang akan digelar satu putaran jika tren elektabilitas Prabowo-Gibran terus mengalami kenaikan hingga 50 persen.

"Jadi berdasarkan hasil survei hari ini kemungkinan masih terbuka dua putaran tetapi putaran kedua kalau itu terjadi dengan asumsi Pak Prabowo tidak berhasil menaikkan suara hingga 50 persen, itu diperebutkan antara Mas Ganjar dan Mas Anies," tuturnya.

2. Indo Barometer: Prabowo-Gibran Ungguli Ganjar-Mahfud, Selisih 8 Persen

Sementara berdasarkan hasil survei Indo Barometer yang digelar pada 25-31 Oktober 2023 terhadap 1.230 responden, Prabowo-Gibran lagi-lagi unggul dari pasangan lain.

Dengan pasangan Ganjar-Mahfud, dia unggul delapan persen dengan raihan suara mencapai 34,2 persen.

Sedangkan Ganjar-Mahfud, hanya meraih 26,2 persen.

"Untuk simulasi pasangan capres-cawapres (pertanyaan terbuka), pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menempati posisi teratas, dengan angka 34,2 persen," tulis Peneliti Indo Barometer Christopher Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023) dikutip dari Kompas.com.

Sementara, elektabilitas pasangan Anies-Cak Imin meraih 18,3 persen suara.

Namun, dalam survei ini, masih ada 13,4 persen responden belum menentukan pilihan dan 3,9 persen responde tidak menjawab.

Selain itu, ada pula 3,3 persen masih merahasiakan pilihannya, dan 0,7 persen tidak memilih.

3. Poltracking: Prabowo-Gibran Capai 40 Persen, Potensi Pilpres 2024 Satu Putaran

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengungkapkan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 40,2 persen berdasarkan survei yang digelar pada 28 Oktober 2023 lalu.

Hanta mengatakan tren semacam ini terus dialami pasangan Prabowo-Gibran dibanding survei September.

Jika dibandingkan dengan survei September, kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 9,5 persen.

Sehingga, Hanta menilai jika tren elektabilitas Prabowo-Gibran terus naik hingga mencapai di atas 45 persen, maka Pilpres 2024 berpotensi satu putaran.

"Kalau ternyata pasangan Prabowo-Gibran melampaui 45 persen, ada potensi pilpres berlangsung satu putaran," tuturnya dalam pemaparan hasil survei secara daring dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (10/11/2023).

Berbeda dengan Prabowo-Gibran, tren elektabilitas Ganjar-Mahfud justru menurun.

Jika dibandingkan dengan elektabilitas September 2023, Ganjar-Mahfud mengalami penurunan mencapai 1,5 persen ketika bulan Oktober mencapai 30,1 persen.

Tren kenaikan elektabilitas juga dialami oleh Anies-Cak Imin yang pada survei Oktober 2023 meraih 24,4 persen atau naik 6 perse dibanding survei sebelumnya.

Baca juga: Gibran Minta Pendukungnya dengan Prabowo Cuekin Fitnah hingga Serangan: Mereka Nyinyir Senyumin Aja

Dengan tren ini, Hanta mengatakan margin antara Ganjar-Mahfud justru semakin didekati oleh Anies-Cak Imin.

Sedangkan margin dengan Prabowo-Gibran justru semakin menjauh.

"Kisarannya margin antara pasangan Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud itu agak menjauh, di saat yang sama Ganjar-Mahfud dan Anies Muhaimin semakin mendekat," ujar Hanta.

Sebagai informasi, survei yang dilakukan Poltracking Indonesia dilakukan pada 29 Oktober-3 November 2023 dengan melibatkan 1.220 responden dan memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen.

(*)

Baca berita Pilpres 2024 lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Analisis Qodari Pilpres 2024 Berpotensi Satu Putaran, Sandiaga Uno Sebut Persaingan Ketat