Kabar Tokoh

Kontradiktif Permintaan Jokowi soal Jangan Berobat ke Luar Negeri dengan Luhut Dirawat di Singapura

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) untuk tak berobat ke luar negeri.

Hal itu diminta dalam upaya penghematan devisa di bidang kesehatan.

Dikutip dari Kompas.com, Jokowi bahkan memberikan pelarangan itu secara gamblang.

Baca juga: Ramai-ramai Tanggapi Isu Penjegalan Gibran Maju Bacawapres, Respons PDIP hingga Singgung Putusan MK

"Kita semua ingin sehat, tapi kalau pas sakit jangan pergi ke luar negeri," ujar Jokowi, Sabtu 4 November 2023.

Presiden ke-7 itu mengingatkan fasilitas kesehatan maupun kualitas dokter di Indonesia sudah sangat baik.

Jika WNI banyak yang berobat ke luar negeri maka Indonesia akan kehilangan banyak devisa.

Pasalnya kecenderungan masyarakt menengah ke atas memiliki berobat ke luar negeri.

Baca juga: Jokowi Ragu dengan Ganjar, Pengamat Menduga sang Presiden Lebih Condong Percaya dengan Prabowo

Sementara negara yang dituju mayoritas adalah Malaysia dan Singapura.

Sama halnya dengan Menteri Kabinet Indonesia Maju, Luhut Binsar Pandjaitan.

Diketahui, saat ini Luhut Binsar Pandjaitan tengah dirawat di Singapura bukan di Indonesia.

Menko Marves itu mendapat perawatan di Singapura selama sebulan terakhir lantaran sakit yang dideritanya.

Menilik dengan pernyataan Jokowi, hal tersebut sangat kontradiktif.

Baca juga: Ketika Prabowo dan Luhut Binsar Pandjaitan Dijuluki Tom and Jerry, sang Menhan Bongkar Penyebabnya

Menko Marves Luhut Binsar didampingi KSAL Laksamana Muhammad Ali di Pushidrosal TNI AL, Senin (6/3/2023). (KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD)

Pihak Luhut menjelaskan sebenarnya menteri itu sudah memulai pengobatan di RS Medistra dan RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Namun, keluarga berserta rekannya ingin pemulihan yang lebih optimal sehingga memilih perawatan di Singapura.

Selama perawatan di sana, Luhut mengaku, dirinya hanya ditemani oleh tim dokter, ajudan, istri beserta istrinya.

Halaman
12