TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial video detik-detik Dansatdik Secata Rindam XVII Kasuari Letkol Inf Tamami memimpin apel pagi, sesaat sebelum dibacok anak buahnya, Praka DRB.
Dalam postingan yang beredar, Rabu 25 Oktober 2023, dinarasikan bahwa pembacokan ini dikarenakan ucapan bernuansa rasis yang dinyatakan korban saat melakukan apel pagi.
Setelah viral, pihak Kodam XVIII/KSR membantah bahwa motif pembacokan ini dipicu ucapan rasis.
Berikut ini fakta viralnya kasus komandan dibacok anak buah setelah memimpin apel pagi:
Baca juga: Kronologi TNI dan Polisi Nyaris Adu Jotos di Jalanan Perkara Helm, Videonya Viral, Begini Endingnya
Kronologi Kejadian
Dirangkum dari TribunSorong.com, kejadian bermula saat Sekolah Calon Tamtama Resimen Induk Daerah Militer (Secata Rindam) XVII Kasuari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, menggelar apel Sabtu (21/10/2023) pagi.
Apel yang dipimpin langsung oleh korban itu dimaksudkan untuk persiapan korve penerimaan siswa Secata PK Reguler TNI-AD Gel II TA 2023.
Setelah apel selesai, Letkol Inf Tamami bertemu Praka DRB di kantin.
Praka DRB ketika itu sudah membawa parang dan membacok korban di bagian belakang kepala sebelah kanan.
Korban kemudian dibawa ke Klinik Kesehatan Secata Rindam XVIII Kasuari guna mendapatkan perawatan medis.
Sedangkan Praka DRB kembali ke rumahnya sebelum akhirnya ditangkap.
Praka DRB selanjutnya dimintai keterangan di Pomdam XVIII Kasuari.
Penjelasan Kodam XVIII/KSR
Kepala Penerangan Daerah Militer XVIII Kasuari, Kolonel Inf Syawaludin Abuhasan, dalam kesempatannya membenarkan telah terjadi insiden pembacokan.
Meskipun demikian, Syawaludin belum bisa memberikan keterangan secara lengkapnya.
Baca juga: Viral Pengakuan Pengusaha yang Ngaku Dianiaya Oknum TNI, Dapati Luka yang Sama seperti Imam Masykur