TRIBUNWOW.COM - Presiden Israel Isaac Herzog mengatakan Hamas yang masuk ke wilayah Israel membawa intruksi membuat senjata kimia.
Dikutip TribunWow.com dari Sky News, hal itu dikatakan setelah pasukan Israel mengklaim menemukan materi kimia pada tubuh Hamas, Senin 23 Oktober 2023.
Sementara intruksi yang ditemukan Israel adalah dokumen senjata kimia.
Baca juga: Detik-detik Hamas Terobos Perbatasan Israel dengan Mudah, Beri Tembakan Membabi Buta Secara Acak
Isaac Herzog bahkan membawa dokumen itu untuk ditunjukkan saat wawancara eksklusif.
Namun tidak ada bukti bahwa dokumen tersebut memang benar milik Hamas.
Sumber dokumen tersebut adalah cara manual dari kelompok Al Qaeda di tahun 2003 lalu.
Temuan itu tidak serta merta membuktikan adanya hubungan Al Qaeda dan Hamas.
Baca juga: Apa Rencana Israel jika Berhasil Hancurkan Hamas? Ini Kata Menteri Pertahanan soal Kehidupan di Gaza
"Itu materi Al Qaeda. Materi resmi Al Qaeda. Kita sedang berhadapan dengan ISIS, Al Qaeda dan Hamas," kata Herzog.
“Ini adalah situasi yang sangat mengejutkan ketika kita melihat instruksi yang diberikan tentang cara mengoperasikan dan cara membuat sejenis senjata kimia non-profesional dengan menggunakan sianida.”
Dokumen itu awalnya ditemukan pada USB yang dibawa oleh Hamas yang berada di Israel.
Sumber dokumen itu adalah buku manual Al Qaeda yang tertanggal 2003 lalu.
Sementara itu, kemunculan Herzog itu jadi yang pertama kalinya melakukan wawancara di luar Israel.
Baca juga: Biden akan Kunjungi Israel sebelum Serangan Darat terhadap Hamas Lalu Bertemu Presiden Palestina
Herzog sendiri mengaku kecewa dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Kekecewaan itu terkait banyak warga Israel yang diminta mengungsi oleh pasukan keamanan.
"Saya mendengarnya dari keluarga sepanjang hari dan saya mendengarnya dari para pengungsi," kata Herzog.