2. Korban Meninggal
Kepala Dusun Pendo, Nur Hasan membenarkan insiden keributan antar warganya.
Ia mengatakan, penusukan terjadi sekira sekitar pukul 20.30 WIB.
"Saat dicegat, pelaku langsung menikam korban di bagian belakang tubuhnya," katanya.
Nur melanjutkan, korban sempat dibawa keluarganya ke ke Puskesmas Banyuanyar.
Namun takdir berkata lain, korban meninggal dunia saat hendak diberi pertolongan medis.
"Karena mungkin banyak kehilangan darah, ketika sampai di Puskesmas Banyuanyar, korban sudah meninggal dunia," tandas dia.
Pihak desa kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Banyuanyar.
Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi.
Pelaku juga diamankan guna pemeriksaan lebih mendalam.
Baca juga: Viral Kumandang Azan di Palestina Beriringan dengan Tembakan Perang, Tak Gentar dengan Suara Lantang
3. Motif
Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta menjelaskan, pelaku mengaku kepada petugas nekat beraksi karena dendam.
Sebelum insiden berdarah itu, ibu pelaku F (40) curhat kepada anaknya.
Dengan berderai air mata, ia mengaku telah dirudapaksa serta diancam pakai pisau oleh korban.
"Hal tersebut yang membuat pelaku geram kepada korban," kata Andre.