Perang Israel Vs Hamas

Profil Hamas, Kelompok Palestina yang Serang Israel dalam Operasi Badai Al-Aqsa

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Israel-Palestina: Saling serang terus berlanjut, lebih dari 1000 warga Palestina dan Israel tewas. Inilah profil Hamas, kelompok Palestina yang menggegerkan dunia setelah melakukan serangan dadakan ke Israel secara besar-besaran pada Sabtu pagi.

Ketika ditanya apakah warga sipil di Israel selatan juga dianggap sebagai pemukim, Hamdan berkata: “Semua orang tahu ada pemukiman di sana.”

“Kami tidak sengaja menargetkan warga sipil. Kami telah menyatakan bahwa pemukim adalah bagian dari pendudukan dan bagian dari pasukan bersenjata Israel. Mereka bukan warga sipil,” tambahnya.

Bagaimana Hamas Dapat Melakukan Serangan?

Hamas mengatakan para pejuangnya menyandera beberapa warga Israel di daerah kantong tersebut, dan merilis video para pejuang menyeret tentara yang berlumuran darah.

Dikatakan bahwa perwira senior militer Israel termasuk di antara para tawanan. Video-video tersebut tidak dapat segera diverifikasi tetapi disesuaikan dengan fitur geografis di wilayah tersebut.

Ketakutan bahwa warga Israel telah diculik membangkitkan kenangan akan penangkapan tentara Gilad Shalit pada tahun 2006, yang ditangkap oleh pejuang yang terkait dengan Hamas dalam serangan lintas perbatasan.

Hamas menahan Shalit selama lima tahun hingga ia ditukar dengan lebih dari 1.000 tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.

Hamas juga mengirim paralayang terbang ke Israel, kata militer Israel. Serangan tersebut mengingatkan kita pada serangan terkenal pada akhir tahun 1980an ketika para pejuang Palestina menyeberang dari Lebanon ke Israel utara dengan pesawat layang gantung dan menewaskan enam tentara Israel. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siapa Hamas? Sejarah Berdirinya dan Latar Belakang Operasi Banjir Al-Aqsa di Sabtu Pagi