TRIBUNWOW.COM - Bakal capres yang diusung oleh Partai NasDem dan Koalisi Perubahan, yakni Anies Baswedan tanggapi santai dirinya yang tak menonjol di hasil survei Pilpres 2024.
Dilansir TribunWow.com, Anies Baswedan menjadi bacapres yang dipilih Partai NasDem untuk kontestasi Pilpres 2024 mendatang dan dipasangkan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Langkah Anies Baswedan untuk mengganden Cak Imin tersebut belum diikuti Ganjar dan Prabowo yang belum memiliki wakil untuk Pilpres 2024 kelak.
Baca juga: Survei Indikator: Prabowo Bisa Kalahkan Ganjar dan Menang Telak dari Anies jika Pilpres 2 Putaran
Kini, Anies Baswedan sempat buka suara terkait hasil survei Pilpres 2024 yang menyatakan dirinya kalah saing dari Prabowo maupun Ganjar.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin, 2 Oktober 2023, Anies Baswedan mengaku hanya ingin fokus pada pungutan suara Pilpres yang baru dihelat pada 14 Februari 2024 kelak.
"Bulan lalu saya ditanya survei, dua bulan lalu ditanya survei, satu bulan lalu juga ditanya survei. Setiap survei itu menggambarkan potret hari ini. Angkanya bisa gonta ganti. Sementara, pemilu itu potret di tanggal 14 Februari," tutur Anies Baswedan.
Anies Baswedan pun sempat mengungkit pencapaiannya saat mengikuti Pilkada DKI 2017 lalu, di mana ia mengaku tak diunggulkan lembaga survei manapun.
"Pengalaman kami ketika Pilkada DKI tidak ada satu lembaga survei pun yang menempatkan kami nomor dua, apalagi nomor satu. Semua menempatkan nomor 3. Apakah benar hasilnya seperti itu? Ternyata tidak," tutur Anies.
Anies Baswedan optimis karena menganggap rakyat membutuhkan keadilan dan pembaharuan.
"Saya yakin bahwa rakyat Indonesia menginginkan adanya keadilan, menginginkan adanya pembaharuan," lanjut Anies.
Baca juga: Ganjar dan Prabowo Ketar-ketir? Anies-Cak Imin Panen Dukungan Kiai di Jatim, Berikut Daftar Sosoknya
Dilansir lebih lanjut dari Kompas.com, dalam survei sebulan terakhir, Anies Baswedan tidak bisa bersaing di papan atas.
Menurut survei Lembaga Indikator yang dihelat pada 25 Agustus-3 September 2023, dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, Ganjar memimpin tipis atas Prabowo, di mana 37,4 persen berbanding dengan 33 persen.
Sedangkan Anies Baswedan hanya mendapat suara 21,5 persen.
Pada hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada 27 Juli hingga 7 Agustus 2023 lalu menyebut Ganjar memiliki elektabilitas tertinggi di kalangan perempuan, yakni sebesar Rp 36,6 persen.
Di sisi lain, Prabowo menempati dengan raihan 30,5 pertsen, disusul Anies dengan raihan 23,2 persen meski ada prosentase 9,7 persen tak menjawab.