Liga 1

Pintu Out Leonardo Medina dari Persis Solo Nyata? Pelatih Bidikan Persebaya Bisa Jadi Opsi Kaesang

Editor: adisaputro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Skuad Persis Solo saat rayakan gol (kiri) dan Leonardo Medina (kanan).

"RA ISIN TO KARO LABEL THE GLORIOUS CENTURY NEK MAINMU KOYO NGENE, YOHH HASTAG MEDINAOUT DI UP KE MENEH," tulis @billalb***.

"Sudah saatnya #MedinaOut ,harus ada gerakan, jangan biarkan mereka menyepelekan suporter," tulis @ysmdimas9.

"#medinaout!" tulis @wahyuadiprase***.

Baca juga: Pasoepati Senang? Persis Solo Punya Stok Mewah di Posisi Krusial, 1 On Fire dan 3 Berlabel Timnas

Meski dapat banyak desakan out dari para Pasoepati dan Surakartans, Leonardo Medina tak bisa begitu saja dilepas oleh Persis Solo.

Menyusul, pelatih asal Meksiko itu masih memiliki durasi kontrak sampai dengan 31 Mei 2025 bersama Laskar Samber Nyawa.

Praktis, jika Persis Solo hendak melepasnya, mereka harus menyiapkan kompensasi kontrak bagi mantan asisten pelatih Johor Darul Takzim tersebut.

Lalu, jika potensi buruk Leonardo Medina benar didepak dari kursi pelatih Persis Solo, siapa sosok pelatih yang layak menjadi penggantinya?

Menilik dari situasi terkini, sosok mantan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster tengah jadi primadona beberapa tim dalam berburu pelatih anyar.

Satu yang paling mencolok tentu saja adalah Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya santer dikabarkan sudah menemui kata sepakat secara personal dengan Paul Munster namun hingga kini kabar itu tak kunjung terealisasikan.

Melihat situasi itu, bos Persis Solo, Kaesang Pangarep bisa saja memasukkan namanya menjadi opsi kandidat.

Terlebih, pada beberapa musim lalu, Paul Munster juga pernah dikaitkan dengan potensinya merapat ke Persis Solo.

Meskipun begitu, tak mudah bagi Persis Solo untuk bisa memulangkan lagi Paul Munster.

Mereka harus merogoh kocek dalam jika ingin menggaetnya menggantikan Leonardo Medina.

Hal itu tak terlepas dari sosoknya yang diketahui masih memiliki durasi kontrak bersama federasi sepak bola Brunei Darussalam untuk menjadi Direktur Teknik.

Halaman
1234