TRIBUNWOW.COM - Persebaya nampaknya mengalami dilema dalam menentukan posisi pelatih kepala pengganti Aji Santoso di Liga 1 2023.
Setelah berpisah dengan Aji Santoso, Persebaya dipercayakan kepada Uston Nawawi.
Di tengah pergerakan mencari sosok pelatih anyar, Persebaya masih 'memaksakan' untuk tetap memakai Uston Nawawi sebagai pelatih kepala.
Oleh karenanya, manajemen Persebaya Surabaya tidak buru-buru dalam mendatangkan pelatih anyar.
Baca juga: Bukan Bruno Moreira, Persebaya Surabaya Punya Pelayan Ulung di Bawah Uston Nawawi, PSS Sleman Siaga
Pasalnya di satu sisi, Uston Nawawi justru mampu membangkitkan permainan Ze Valente dkk.
Bersama Uston Nawawi, Persebaya Surabaya selalu menang dalam tiga laga terakhir.
Tidak heran jika manajemen menginginkan sang Legenda tersebut tetap memimpin Persebaya Surabaya.
Hanya saja persoalannya adalah ada pada lisensi yang dimiliki Uston Nawawi.
Uston Nawawi saat ini belum memiliki lisensi AFC Pro, sebagai syarat minimal pelatih di Liga 1 2023.
Meski begitu, Manajemen Persebaya Surabaya Yahya Alkatiri. menyebut hal itu sedang ditempuh dan menyisakan modul terakhir yang jadwal pelaksanannya diundsur oleh PSSI.
Akibat kendala itu, Persebaya Surabaya sudah berkirim surat pada PT LIB dan PSSI untuk meminta dispensasi.
"Yang jelas kami sudah menyiapkan beberapa langkah. Langkah pertama ingin mengusahakan coach Uston menjadi pelatih tetap. Tapi tentunya kami sudah berkirim surat ke PT LIB dan kami berharap segera ada balasan," ungkap Yahya Alkatiri.
Persebaya harus cepat menyodorkan pelatih kepala baru maksimal 30 hari dari pergantian pelatih lama tertanggal 6 Agustus lalu.
Jika belum menyodorkan pelatih baru sesuai masa tenggat waktu, maka tim berjuluk Bajol Ijo itu akan mendapat sanksi 100 juta.
Baca juga: Persija dan Persebaya Minati Gustavo Almeida? Segini Durasi Kontraknya di Arema FC, Wajib Jor-joran