Yulianti melanjutkan ceritanya, warga yang ada di lokasi kejadian tak berani menolong anaknya.
Sopir truk kemudian langsung membawa Nabila ke klinik terdekat.
'Pahlawan cilik' ini kemudian dirujuk ke RSUD Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu untuk mendapatkan perawatan intensif.
Yulianti menjelaskan, kaki kanan anaknya terluka parah, sementara kaki kirinya terluka dan tidak mengalami patah tulang.
"Akibat terlindas truk kakinya (kiri) terluka parah dan harus diamputasi," imbuhnya.
Yulianti kini meminta doa agar anaknya segera pulih kondisinya.
Ia ingin Nabila kembali masuk sekolah.
Polres Labuhanbatu Berikan Trauma Healing
Kejadian yang menimpa Nabila mendapatkan perhatian serius dari Polres Labuhanbatu.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP James Hasudungan Hutajulu, bahkan meminta timnya untuk melakukan pendampingan trauma healing.
Tim mendatangi rumah keluarga Nabila di Kelurahan Seoldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, pada Senin (07/08/2023).
Kasi Dokkes Polres Labuhanbatu, IPDA Yessy Wulandari Natasya Simbolon, menjelaskan kedatangan timnya guna memberikan dukungan kepada Nabila.
"Kami support Nabila, sarankan untuk tetap semangat jangan perna berputus asa, ini bukan akhir segalanya."