TRIBUNWOW.COM - Skema klasik berpotensi dimainkan lagi oleh pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius saat bertandang ke markas Madura United dalam laga lanjutan Liga 1 2023/2024.
Dilansir TribunWow.com, PSIS Semarang bakal menghadapi partai sulit ketika harus bertandang ke markas Madura United di pekan ke-6 Liga 1 2023, di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (5/8/2023).
Dalam laga tandang tersebut, PSIS Semarang bakal kehilangan dua soulmate di lini depan mereka, Taisei Marukawa dan Carlos Fortes.
Seperti diketahui, Taisei Marukawa absen karena mengalami cedera hamstring pasca laga kontra Borneo FC.
Baca juga: Ketergantungan Carlos Fortes Jadi PR Besar PSIS Semarang, Gilbert Agius Bisa Coba Idola Snex-Panser
Kabar itu diumumkan langsung oleh dokter tim PSIS Semarang melalui laman resmi tim, Rabu (2/8/2023).
“Sedangkan Marukawa mengalami cedera hamstring pasca-pertandingan menghadapi Borneo FC sehingga harus rest satu minggu dan tidak bisa berangkat ke Madura,” tutur dokter tim PSIS Semarang, Radityo Haryo Yudhanto.
Berbeda dengan Taisei Marukawa, duet soulmate nya, Carlos Fortes, harus menepi imbas skorsing PSSI selama dua pertandingan.
Skorsing didapatkan Carlos Fortes seusai kedapatan menendang pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi di pekan ke-4.
Imbas dua hal tersebut, PSIS Semarang harus puas bermain tanpa Carlos Fortes dan Taisei Marukawa di lini serang.
Hal itu yang memaksa Gilbert Agius harus putar otak untuk bisa mencari pengganti keduanya di lini depan.
Baca juga: Aremania-Aremanita Pilih Siapa? 3 Prediksi Calon Pelatih Arema sesuai Clue Manajemen, Semua Nganggur
Lantas, siapa sosok yang berpotensi bisa menggantikan peran yang ditinggalkan oleh Carlos Fortes dan Taisei Marukawa di lini serang?
Menilik dari kedalaman skuad yang ada, Gilbert Agius berpotensi bakal melakukan eksperimen dengan menempatkan Septian David Maulana sebagai striker false nine.
Sementara di kedua posisi sayap, Gilbert Agius berpotensi bakal memainkan Gali Freitas di kanan yang akan berduet dengan Riyan Ardiansyah.
Untuk skema yang dimainkan, pelatih asal Malta itu diprediksi bakal tetap memainkan skema klasik 4-3-3, namun dengan tipikal permainan defence.
Jika benar bakal melakukan eksperimen memasang Septian David di sektor depan ketimbang Rizky Dwi, maka bakal berpotensi menjadi efek kejut bagi tuan rumah Madura United.