"Sumbar yang membuat mas Anies saat itu sangat kompetitif. Belakangan pak Prabowo meningkat secara nasional neck to neck sama Ganjar. Apa yang membuat Pak Prabowo meningkat, lagi-lagi karena Sumbar," ujar Burhanuddin.
Baca juga: Grace Natalie: Kami Bocah Ingusan tapi Pak Prabowo Berkenan Mendatangi Kami dengan Kerendahan Hati
Ia menjelaskan bahwa Ganjar Pranowo dinilai sangat sulit untuk menguasai Sumatera Barat.
Sebab pada Pilpres 2019 yang lalu, Presiden Joko Widodo mendapatkan suara yang sedikit di daerah tersebut.
"Jadi memang Mas Ganjar di Sumbar berat. Pak Jokowi saja cuma dapat 13 persen di 2019," jelas Burhanuddin.
Sebagai informasi, metode survei yang dipakai Indikator Politik Indonesia memakai multistage random sampling. Dalam survei ini, ada 810 responden yang juga warga Sumatera Barat yang dilibatkan.
Adapun margin of error dalam survei ini mencapai sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen di masing-masing daerah pemilihan (dapil) dan 2,7 persen di tingkat provinsi. (*)
Berita terkait Pilpres 2024
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Indikator Politik: Elektabilitas Prabowo Salip Anies di Sumatera Barat, Ganjar Tertinggal