Sanksi PSSI lima laga kandang PSM Makassar tanpa atribut hanya berlaku bagi dua kelompok suporter.
Sanksi PSSI berupa tidak boleh pakai atribut lima laga kandang hanya untuk dua kelompok yang bertikai saat laga PSM Makassar vs Dewa United.
Kedua suporter dilarang memakai atribut yaitu yakni PSM Fans dan CSM
Hal itu disampaikan Media Official PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim.
“Sanksi lima laga suporter tanpa atribut itu hanya berlaku untuk dua kelompok suporter yang bentrok di tribun terbuka Selatan,” katanya dalam rilis , Selasa (18/7/2023)
“Tidak untuk semua komunitas suporter PSM Makassar,” sambungnya.
Keputusan itu hasil dari rapat antara manajmen PSM, Polres Parepare, dan Pemkot Parepare.
Selain itu, tribun terbuka selatan akan ditutup sementara dampak bentrokan yang terjadi.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa bentrokan itu berdampak pada PSM Makassar itu sendiri.
Baca juga: 3 Faktor PSM Makassar Bisa Kalahkan Persib Bandung, Ini Head to Head Kedua Tim
Sehingga pihak terkait mengambil kebijakan yang mencegah hal serupa terulang lagi.
Pengosongan itu langkah tegas kepolisian untuk mempertemuka dua kelompok suporter yang punya masalah.
Hal ini demi kebaikan sepakbola dan PSM Makassar itu sendiri.
Apalagi, suporter PSM dikenal sebagai pelopor perdamaian antara suporter.
“Menyambung penjelasan soal sanksi tersebut, kan juga memang ada opsi untuk menutup Tribun Terbuka Selatan,” jelas pria akrab disapa Sule itu.
“Ini adalah hasil koordinasi manajemen dengan pihak kepolisian, PSSI dan PT LIB,” pungkasnya.