Publik sepak bola Bandung tahu betul bagaimana kemampuan Mario Gomez menyulap pemain-pemain biasa menjadi sosok yang diperhitungkan lawan dalam setiap pertandingan.
Gomez juga sudah punya pengalaman melatih di Indonesia, serta mengetahui beberapa pemain yang dimiliki Persib peninggalan Luis Milla.
“Saat kehilangan coach Robert Rene Alberts, saya mengatakan harus mencari pelatih yang mengerti cepat karakter pemain-pemain Persib yang ada. Itu pun berlaku sekarang setelah kehilangan Luis Milla,” tutur Yudi.
“Tapi tidak mudah, ada nama (Mario) Gomez. Sebagian besar pemain-pemain yang dipegang Gomez sudah hilang, tapi Gomez punya kelebihan,” ujarnya.
Satu kelebihan Gomez yang dimaksud Yudi Guntara adalah kemampuan membina pemain-pemain muda.
Kemampuan Gomez dirasa akan cocok dengan skuad Persib yang berlimpah dengan energi-energi muda macam Rachmat Irianto, Edo Febriansah, Beckham Putra, Robi Darwis, Kakang Rudianto, Ferdiansyah, dan Arsan Makarin.
“Gomez senang bermain dengan pemain-pemain muda. Apalagi skuad sekarang mayoritas pemain muda, ada Edo (Febriansah) ada Rachmat Irianto, ada Ferdiansyah."
"Siapa tahu pemain-pemain ini, mereka bisa muncul menjadi pemain bintang dipegang Gomez,” kata Yudi melanjutkan.
“Satu-satunya, kalau menurut saya Gomez, ia bisa lebih cepat menilai karakter pemain,” demikian opini Yudi Guntara.
Akan tetapi, Gomez punya sejarah kurang menggembirakan di benak manajemen Persib.
Baca juga: Mario Gomez Nganggur Berbarengan dengan Luis Milla Out, Otw Latih Persib Bandung? Ini Keuntungannya
Ia merupakan pelatih yang kritis terhadap situasi yang dialami klub.
Gomez kerap mengkritik fasilitas latihan timnya sendiri.
Ia juga pernah menuduh pemainnya bermain mata dengan mafia bola.
Tuduhan yang sempat menggemparkan publik sepak bola Indonesia saat itu.
Tebar Kode