Sementara itu, anak tunggal Prabowo Subianto adalah perancang busana ternama yang sebagian besar tinggal di luar negeri dan tidak memiliki ambisi politik.
Analis politik sekaligus peniliti di Harvard Kennedy School, Djayadi Hanan mengatakan, Prabowo bukan hanya calon (presiden), tetapi juga ketua partai.
Sehingga wajar apabila Jokowi lebih nyaman mendukung Prabowo.
"Wajar jika Jokowi lebih nyaman memberikan dukungan untuk Prabowo."
"Ganjar hanya pejabat partai. Kalau mau komitmen – sebagai imbalan atas bantuan yang diberikan – harus bicara dengan Megawati," ungkapnya.
Megawati menyebut ganjar 'pejabat partai belaka' yang bertugas menjalankan program dan ideologi partai, dan ditugaskan menjadi calon presiden.
Dia pun dianggap telah memberikan perlakuan yang sama untuk Jokowi.
The Straitstimes juga menyoroti acara peringatan 50 tahun PDIP Januari lalu, di mana Megawati mengatakan Jokowi akan menjadi sosok yang menyedihkan jika tidak mendapat dukungan dari PDIP.
Media asing ini menilai, ucapan Megawati tentu bisa dipahami jika akhirnya membuat Jokowi tidak senang karena diucapkan secara terbuka.
(Tribunwow.com/Lailatun Niqmah)
Berita terkait Prabowo Subianto