Terkini Nasional

Prabowo Pasang Badan saat Kinerja Jokowi Tak Diakui, Sindir Habis-habisan Sosok yang Mau Perubahan

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto kiri: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers, Jumat (30/12/2022). Foto kanan: Momen Prabowo Subianto ketika berpidato dalam Forum IISS Shangri-La Dialogue 2023 in Singapura. Terbaru, viral di media sosial video Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyindir orang yang tak mengakui kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial video Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyindir orang yang tak mengakui kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Video ini diunggah oleh akun TikTok @cecesunandar163, Minggu (18/6/2023).

Dalam pidatonya di acara Dialog Kebangsaan Sespim Lemdiklat Polri, di Lembang, Jawa Barat, Jumat (16/6/2023) itu, Prabowo mengatakan berkat kinerja Jokowi, saat ini ekonomi tumbuh.

Baca juga: Hadiri HUT DEFEND ID, Prabowo Ungkit Ejekan Bangsa Lain ke Indonesia, Dihina Tak Bisa Bikin Peniti

"Kita sekarang ekonomi ke-16 di dunia, dan semua angka menunjukkan bahwa kita menuju ke ekonomi ke-8, ke-7," ucap Prabowo.

"Jadi nanti mungkin presiden kita bukan G20 lagi dia akan ikut di G8 atau G7," sambungnya.

Prabowo kemudian membahas tentang prestasi pemerintahan Jokowi.

"Prestasi di bawah pemerintahan Pak Jokowi, sebenarnya sudah benar-benar dikagumi oleh seluruh dunia," kata Prabowo.

"Kita sekarang infaslinya 4 persen, coba lihat di negara mana di dunia 4 persen, yang lebih baik dari kita mungkin China, Tiongkok, 1,8 persen," imbuhnya.

Prabowo lantas menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia 5 persen.

Hal ini bahkan lebih baik dari negara-negara besar lain, seperti China, Meksiko, Spanyol, Belanda, Italia, Amerika Serikat, Euro Area, hingga Jepang.

"Inggris saja 0,2 persen, Singapura yang dari dulu selalu kita kagum, 0,4 persen," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyindir pihak-pihak yang tidak mau mengakui keberhasilan negara sendiri.

"Hanya kelemahan kita sebagai bangsa, sering tidak mau mengakui keberhasilan kita sendiri," ungkap Prabowo.

"Enggak tahu, mungkin terlalu lama dijajah kita kali ya."

"Jadi kita ini minder, punya rasa rendah diri, rendah diri," sambungnya.

Halaman
12