TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait proposal perdamaian Rusia-Ukraina yang diajukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Diketahui, usulan Prabowo ini sempat menuai pro kontra dunia hingga di Indonesia.
Sebagian menyebut usulan Prabowo memalukan, tak sesuai dengan sikap Jokowi, hingga menyebutnya melampaui kewenangan presiden.
Baca juga: Sosok Prabowo di Mata Relawan Konco yang Bikin Mereka Bersimpati dan Nyatakan Dukungan 2024
Sementara sebagian lain menyebut usulan Prabowo sudah tepat dan bagus.
Lama dinanti pendapatnya, Jokowi ternyata membela Prabowo Subianto terkait proposal perdamaian ini.
Jokowi menyebut, usulan Prabowo sama dengan sikap Indonesia terhadap konflik Rusia vs Ukraina.
Selain itu, Jokowi dan Prabowo memang sama-sama ingin perang di sana segera selesai.
"Semua negara tetap dan tidak akan berubah, sehingga itu juga yang kita sampaikan pada saat bertemu dnegan presiden Zelensky dan juga presiden Putin," ujar Jokowi setelah peresmian pembukaan Rakornas pengawasan intern pemerintah tahun 2023, di Kantor BPKP, Jakarta, Rabu (14/6/2023), dikutip dari Tribunnews.
"Kita ingin perang itu segera selesai jadi itu, dan waktu saya undang pak Prabowo sama, sama gak ada yang beda," sambungnya.
Tak berhenti di situ, Jokowi membela Prabowo dengan mengatakan usulan ini disampaikan di seminar atau forum dialog, bukan kenegaraan.
Sehingga sah-sah saja atau justru bagus.
"Bahwa dalam sebuah (seminar) dan itu bukan ini lho ya, bukan usulan forum kenegaraan, forum perundingan, itu seminar, itu dialog bahwa ada usulan-usulan boleh-boleh saja, bagus-bagus saja," kata Jokowi.
"Sekali lagi itu dalam sebuah dialog usulan-usulan, boleh saja usul kok, tapi bukan dalam sebuah perundingan antarnegara, bukan," imbuh Jokowi.
Sebelumnya, Prabowo dipanggil Jokowi pada Jumat (9/6/2023) petang.
Setelah bertemu Jokowi, Prabowo tampak senyum-senyum bahkan tertawa lebar.
Baca juga: Beda Gaya Prabowo dan Ganjar saat Kunjungi Ponpes Al Kautsar Medan, Keduanya Sama-sama Diberi Ulos