TRIBUNWOW.COM - Joni alias Taher Suhendra (54) viral di media sosial (medsos) lantaran kisah hidup pria difabel yang bekerja sebagai badut di Mal Taman Anggrek ini menyentuh hati banyak netizen.
Kini berstatus sebagai ayah yang harus menafkahi anak dan istrinya, Joni dulu pernah ditangkap oleh Satpol PP saat bekerja.
Dikutip TribunWow dari TribunJakarta, kejadian ini diketahui terjadi pada tahun 2019 silam.
Baca juga: Viral Video Prabowo Kenang Soeharto, Ngaku Dapat Titipan yang Kini Buatnya Sukses Jadi Menhan
Saat itu, Joni mengaku dikejar-kejar terlebih dahulu sebelum akhirnya ditangkap.
Kondisi fisik Joni yang tak sempurna membuatnya tidak bisa kabur dengan cepat.
Hingga akhirnya petugas Satpol PP dengan mudah menangkap Joni.
Saat ditangkap, Joni mengaku sempat disekap terlebih dahulu sebelum akhirnya dikurung.
Kondisi tersebut membuatnya pasrah menerima hukuman.
"Saya pernah ditangkap Satpol PP, waktu dulu itu disekap udah kaya maling," kata Joni bercerita pengalaman kelamnya kepada TribunJakarta.com.
"Saya ditangkap selama 2 minggu saat mangkal disini (Mal Taman Anggrek)," lanjutnya.
Pria yang kini mempunyai tiga anak itu berujar bila pekerjaan menjadi badut bukan lah pekerjaan yang hina.
Selain itu, ia menjalani pekerjaan itu secara halal dan tidak dengan merugikan orang lain.
Ia mengaku hanya bisa bekerja dengan cara seperti ini dengan kondisi fisik yang berkekurangan.
"Saya padahal kan ga nyopet, ga nyolong, saya ini kan nyari duitnya halal. Kita kan jujur demi menyambung hidup, kita nyari duit dengan cara ini," ujar dia.
Baca juga: Kerja demi Istri dan 3 Anaknya, Badut Difabel Taman Anggrek Sakit Hati Dilempar Uang Rp 1 Ribu
"Sedih hati saya. Disuruh kerja berat kan ga bisa, mau ga mau kerja ya gini jadi badut," sambungnya.