TRIBUNWOW.COM - Setelah diloan (dipinjam) Persija Jakarta, masa depan Frengky Missa di musim 2023/2024 masih menjadi tanda tanya.
Dilansir oleh TribunWow.com, beredar kabar bahwa Frengky Missa bakal gabung ke klub Liga 1 yang memilki warna kebesaran hijau.
Kabar tersebut santer diangkat di jagat maya dan dipanaskan oleh akun-akun media sosial yang membahas isu transfer pemain dan pelatih Liga Tanah Air.
Satu di antaranya oleh akun @ligawakandaindonesia pada Selasa (6/6/2023).
Baca juga: Persija Jakarta Lagi-lagi Rungkad? 2 Pemain ASEAN yang Jadi Bidikan Gagal Digaet, Ini Sosoknya
Baca juga: Lihat Skill Gerrit Hotmann Calon Winger Kiri Persija Jakarta, Pernah Buat Bayern Munich Kalah Telak
Diketahui, ada tiga klub Liga 1 yang memilki warna kebesaran hijau, yakni Persebaya Surabaya, PSS Sleman dan Persikabo 1973.
Ketiga klub tersebut kabarnya tertarik untuk memboyong Frengky Missa.
"Tidak hanya PSS Sleman, Persikabo (dan) Persebaya dikabarkan tertarik ingin mendatangkan Frengky Missa. Clue-nya lebih ke klub yang identik warna hijau," tulis akun tersebut.
Kans Persebaya Surabaya, PSS Sleman maupun Persikabo 1973 geat pemain kelahiran Soe, Nusa Tenggara Timur tersebut terbuka lebar.
Pasalnya, belum diketahui kemana Frengky Missa akan dipinjamkan.
Frengky Missa dilepas Persija Jakarta bersamaan dengan dua pemain lain Tim Macan Kemayoran yakni Ginanjar Wahyu dan Achmad Maulana.
Baca juga: Semerbak Aroma Argentina di Liga 1: Persita-PSS Kian Kental, Arema FC dan Barito Putera Ikut-Ikutan
"Demi menambah pengalaman dan jam terbang untuk para pemain mudanya, Persija resmi meminjamkan tiga pemainnya, yaitu @ginanjarwahyu.r, @achmad19m & @frengkymissa58_ untuk musim 2023/2024."
"Semoga sukses di masa peminjaman, guys," tulis ofisial Persija Jakarta melalui Instagram resmi klub, @persija pada Minggu (4/6/2023).
Ginanjar Wahyu dan Achmad Maulana dipastikan merapat ke Arema FC di musim 2023/2024.
Hal itu dikonfirmasi oleh manajer Tim Arema FC, Wibie Dwi Andriyas.
Wibie mengkonfirmasi hal tersebut sebelum Persija Jakarta mengungumkan dilepasnya Ginanjar Wahyu dan dua rekannya itu.