TRIBUNWOW.COM - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais secara terang-terangan memuji keberanian Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana.
Hal ini ia sampaikan lewat channel YouTubenya, @amienraisofficial, Kamis (1/6/2023).
Diketahui, nama Denny Indrayana membuat geger publik lantaran membocorkan putusan MK terkait sistem pencoblosan suara Pemilu 2024 nanti yang akan dilakukan secara tertutup atau coblos partai.
Baca juga: Amien Rais Ungkap Larangan Megawati yang Justru Dilakukan Jokowi sebagai Presiden: Saya Kaget!
Menurut Denny Indrayana, hal ini berbahaya karena bisa membuka peluang jual beli nomor urut hingga menganggu persiapan pemilu.
Menanggapi hal ini, Amien Rais menyebut hukum di rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang tidak masuk akal, termasuk soal tata negara.
"Kita perlu bangga dengan Denny Indrayana yang berani mengemukakan kritik-kritiknya pada berbagai praktik hukum rezim Jokowi yang tidak masuk akal sehat," ucapnya.
"Bisa dibilang dia memberikan leading opinion dalam melakukan koreksi terhadap fungsi hukum dan posisi politik Pak Jokowi," imbuhnya.
Amien Rais pun menyebut, kepakaran ilmu hukum Denny Indrayana sudah tidak perlu diragukan.
"Kepakaran ilmu hukum Indrayana tidak usah diragukan lagi," kata Amien Rais.
"Bahwa Denny Indrayana diberikan kontrak mengajar selama tiga tahun di Melbourne University Law Scholl, dan diberi izin membuka kantor pengacara di Melbourne menunjukkan kualitas kepakarannya di bidang hukum, termasuk hukum tata negara."
"Jadi jangan dibanding-bandingkan ya," ucap Amien Rais.
Sebelumnya, soal hukum, Amien Rais juga mengkritik habis-habisan pembentukan Tim Percepatan Reformasi Hukum.
Menurutnya, hal ini adalah hal yang mubazir dan justru menghina presiden yang akan datang.
"Karena presiden pilihan rakyat pada 2024 nanti diminta melanjutkan sebuah Indonesia yang menginjak-injak dan mengacak-acak dunia hukum," ujarnya.
Beda Sistem Proporsional Terbuka dan Tertutup