TRIBUNWOW.COM - Viral penganiayaan terhadap 2 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diduga dilakukan seniornya.
Mengetahui hal ini, pihak kampus berjanji akan menindak tegas pelaku bahkan tak segan mengeluarkan mereka.
Adapun identitas para pelaku tersebut telah terungkap meski kini masih dalam proses penyidikan lanjutan.
Baca juga: Kasus Penganiayaan D Belum Selesai, Mario Dandy Ikut Terseret dalam Dugaan Pencucian Uang Ayahnya
Kepala Bagian (Kabag) Humas Unismuh Makassar Hadi Saputra mengatakan, jika terbukti bersalah dan melanggar peraturan akademik, pihak kampus tak segan memberikan sanksi drop out (DO) kepada para pelaku.
"Kalau potensi (DO) itu bisa saja dilakukan jika memang (pelanggaran akademik) dianggap fatal, tapi saya juga belum menyimpulkan ke sana karena itu kewenangan Dewan Kehormatan, Etik dan Advokasi (DKEA) Unismuh," ucap Hadi Saputra saat ditemui awak media di Lantai 16 Menara Iqra Unismuh Makassar, Selasa (30/5/2023).
Baca juga: 2 Mahasiswa Unismuh Viral Diduga Dianiaya Senior, Pihak Kampus Pastikan Bukan Perploncoan
Meski demikian, Hadi mengungkapkan, pemberian sanksi terhadap para pelaku tetap akan diputuskan langsung oleh pimpinan Unismuh Makassar.
"DKEA akan merumuskan rekomendasi sanksi apa yang dijatuhkan ke mereka (pelaku), tapi sanksi tetap ada di keputusan pimpinan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, oknum senior, pelaku penganiayaan terhadap juniornya di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang viral di sosial media (sosmed) telah diketahui.
Kepala Bagian (Kabag) Humas Unismuh Makassar Hadi Saputra mengatakan memang betul para pelaku penganiayaan merupakan mahasiswa Unismuh.
Baca juga: Viral Dosen FKIP UNS Diduga Pelaku KDRT, Pihak Kampus Ungkit Kesaksian Mahasiswa hingga Satpam
Identitas Pelaku
Kepala Bagian (Kabag) Humas Unismuh Makassar, Hadi Saputra mengatakan, memang betul para pelaku penganiayaan merupakan mahasiswa Unismuh.
"Kami dapat informasi dari Kepala Keamanan Unismuh yang tadi malam berkoordinasi di Polsek sampai jam 3 subuh, kabarnya identitas pelaku sudah ada di pihak kepolisian," kata Hadi Saputra saat ditemui awak media di Lantai 16 Menara Iqra Unismuh Makassar, Selasa (30/5/2023).
Namun, Hadi mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima identitas siapa saja oknum pelaku tersebut.
"Tapi kami dari pihak kampus sampai saat ini belum menerima identitas tersebut, tapi diduga kuat pelaku yang sudah teridentifikasi memang oknum mahasiswa Unismuh Makassar," ujarnya.
Baca juga: 4 Fakta Mahasiswa Kedokteran Unhas Hilang 10 Hari, Kirim Pesan WA ke Ibu dan Disebut Berubah Sikap
Saat ditanya ada berapa jumlah pelaku penganiayaan, ia mengungkapkan belum mengetahui secara pasti terkait hal itu.