Viky mengaku, kondisi sang ayah sakit stroke sehingga usaha ikan hiasnya harus tutup.
Sementara ibunya tak bekerja karena menjadi ibu rumah tangga.
Viky juga mengaku bekerja sampingan sebagai tukang parkir.
"Dari markir (uangnya untuk sehari-hari di rumah) setiap hari, dapet Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu," kata Viky dikutip TribunJakarta.com, Senin (22/5/2023).
Uang yang didapatkannya tersebut pun sebagian diberikan ke ibunya dan sebagian lainnya digunakan untuk kebutuhan pribadinya
6. Orang Tua Kaget
Saat menjadi bintang tamu di acara Pagi-Pagi Ambyar, Rabu (24/5/2023), Viky memberikan klarifikiasi akan kisahnya.
Dirinya bercerita bahwa orang tuanya kaget saat tahu Viky selama ini jalan kaki sejauh 16 Km ke sekolah.
Viky mengaku selama ini orang tuanya tak mengetahui soal aksi jalan kaki sang anak.
Orang tua Viky akhirnya tahu setelah videonya viral di media sosial, melansir TribunJakarta.com.
Selama ini yang mereka tahu, anaknya sekolah naik angkutan umum atau angkot.
Hal itu karena Viky setiap hari diberi ongkos.
"Awalnya mereka gak tahu, mereka kaget aku jalan," kata Viky.
"Yang mereka tahu kamu naik angkutan umum?" tanya Rian Ibram, host Pagi-Pagi Ambyar.
"Iya," jawab pria yang sudah duduk di bangku kelas 12 SMA tersebut.
Setelah tahu dari media sosial, Viky bercerita orang tuanya langsung menangis. (*)
Baca berita Viral lainnya
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ragukan Viky yang Viral Jalan Kaki 16 KM Jadi Juru Parkir, Warga: Kalau Iya Parkir, di Mana? danĀ di Tribunnews.com dengan judul Kejanggalan Viralnya Viky Siswa SMA yang Jalan 16 Km ke Sekolah: Disebut Rekayasa, Punya Kontrakan