Perjuangan berat
Setelah Randa juara, Erizal mengaku sangat bahagia.
Sebab perjuangannya membesarkan Randa tidak sia-sia karena telah mengharumkan nama bangsa.
Erizal bercerita awalnya dirinya agak kerepotan melihat keinginan Randa kecil yang berlatih gulat.
Maklum sebagai sopir truk, gajinya pas-pasan.
Selain itu, untuk menjadi atlet tentu membutuhkan gizi yang banyak, apalagi olahraga gulat.
"Tapi melihat kegigihan Randa yang giat berlatih saya termotivasi. Anak saya harus menjadi atlet yang membanggakan orang tua dan negara," kata Erizal.
Erizal pun bersama keluarga mendorong Randa terus berlatih untuk mencapai cita-citanya menjadi sang juara.
"Ibunya yang mengantarkan Randa berlatih ke GOR Haji Agus Salim. Bergantian dengan sang kakeknya," kata Erizal.
Berkat kegigihannya, Randa masuk ke PPLP Sumbar cabang olahraga gulat.
Di PPLP di bawah arahan pelatih Ilmaizar, kemampuan Randa terus diasah sehingga berprestasi.
Randa tercatat pernah meraih emas Popnas 2016, Kejurnas PPLP 2017 dan 2019.
Prestasi Randa terus meningkat usai tamat di PPLP dan bergabung di bawah arahan pelatih Ediswal dengan meraih emas Kejurnas Gulat Senior 2022 dan masuk ke timnas gulat untuk SEA Games 2023.
Baca juga: Dari Hujan Kartu hingga Top Skor, Berikut 5 Fakta Laga Final SEA Games 2023 Indonesia Vs Thailand
Jadi polisi pada 2021
Prestasinya di gulat ternyata membawa berkah kepada Randa.
Dia diterima sebagai polisi lewat jalur prestasi olahraga.