Pemain kelahiran Surabaya itu sukses mengantarkan PSS Sleman promosi ke Liga 1 2019 dengan status juara Liga 2 2018.
6. Ikhwan Ciptady (CB)
Nama Ikhwan Ciptady juga termasuk ke dalam saksi sejarah mesranya Persis Solo dan PSS Sleman di bursa transfer.
Sama halnya dengan Asyraq Gufron, Ikhwan Ciptady juga didatangkan PSS Sleman dari Persis Solo di musim 2017/2018.
Ikhwan Ciptady juga menjadi saksi sejarah PSS Sleman saat angkat trofi juara Liga 2 dan promosi ke Liga 1 2019.
Dua musim ia habiskan bersama PSS Sleman hingga akhirnya dilepas pada 11 Januari 2020.
Baca juga: 8 Nama Dikantongi Kaesang untuk Dibawa ke Persis Solo: 6 Masih Abu-abu, 1 Gagal, Pemain Slot ASEAN?
7. Irkham Mila (LW)
Dari 8 pemain Persis Solo yang merapat ke PSS Sleman sejak 2018 silam, nama Irkham Milla menjadi pemain yang paling lama bertahan bersama Super Elja.
Di tengah banyaknya pelatih dan pemain berkualits merapat, nama Irkham Milla tetap menjadi andalan di sisi sayap penyerangan.
Di musim lalu, Irkham Milla mampu lesatkan 4 gol dan 2 assist dari 27 pertandingan.
8. Dimas Galih (CF)
Pemain ke-8 yang juga termasuk ke dalam saksi mesranya hubungan transfer Persis Solo dan PSS Sleman adalah Dimas Galih.
Dimas Galih didatangkan PSS Sleman dari Persis Solo seusai memperkuat tim asal Kota Bengawan itu selama dua musim.
Meski begitu, kiprah Dimas Galih tak cemerlang bersama PSS Sleman.
Ia hanya bertahan selama satu musim bersama Super Elja.