TRIBUNWOW.COM - Seorang nenek bernama Siti Aisyah (80) sempat dilaporkan menghilang oleh keluarganya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Rabu (10/5/2023) malam.
Aisyah diketahui pergi meninggalkan rumah dan hilang selama empat hari hingga akhirnya ditemukan oleh warga di sekitar lapangan bola kaki Gampong Birem Puntong, Langsa Baro, Langsa, Aceh.
Dikutip TribunWow dari serambinews, saat pagi hari, Aisyah ditemukan sedang duduk sendirian di tengah lapangan.
Baca juga: Sebut Husein Tak Berani Pulang, Ayah Guru Muda Pangandaran yang Viral Menilai Anaknya Diintimidasi
Namun pada malam harinya setelah warga kembali mengecek lapangan, Aisyah ditemukan dalam posisi tidur yang ternyata sudah meninggal dunia.
Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, SH, melalui Kapoksek Langsa Barat Iptu Hufiza Fahmi, SH, MH, Kamis (11/5/2023) malam ini, menyebutkan, korban Siti Aisyah pertama kali dilihat oleh warga yang kebetulan melepas sapi di lapangan bola kaki Gampong Birem Puntong.
Menurut Kapolsek, saat itu sekitar pukul pukul 09.00 WIB, Rohadi (42) warga Birem Puntong datang ke lapangan bola kaki yang persisnya bersebelahan dengan Pasantren Bustanul Huda Gampong Birem Puntong, untuk melepas sapinya.
Saksi Rohadi, saat itu melihat ada seorang perempuan sudah nenek-nenek sedang duduk sendiri di tengah lapangan bola kaki tersebut.
Namun Rohadi tak begitu menghiraukannya.
Setelah mengikat sapinya di lapangan, ia pun pergi dari sana.
"Pukul 21.00 WIB, Rohadi bercerita dengan warga lainnya bahwa pagi tadi saat ia melepas sapinya di lapangan, ia melihat seorang nenek duduk sendiri di tengah lapangan," ujarnya.
Iptu Hufiza menambahkan, lalu pada pukul 22.45 WIB saksi Rohadi dan Erwin (40) yang juga warga Birem Puntong, datang mengecek ke lapangan bola kaki Gampong Birem Puntong ini.
Saat itulah, kedua saksi warga Gampong Birem Puntong ini melihat korban Siti Aiyah sudah tertidur menyamping di lapangan bola kaki dimaksud.
Selanjutnya warga ini menelepon memberitahukan kepada Keplor Dusun Pusara Gampong Birem Puntong Jefri.
Lalu dengan sejumlah warga lain, menuju lokasi untuk melihat keadaan korban.
Saat itu warga memperkirakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.