TRIBUNWOW.COM - PSIS Semarang dikabarkan bakal segera memperkenalkan pemain anyarnya untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2023/2024.
Seperti diketahui, PSIS Semarang saat ini baru mengenalkan 1 pemain baru untuk menatap Liga 1 musim depan yakni Haykal Alhafiz.
Ia merupakan penggawa Timnas U22 untuk ajang SEA Games di Kamboja.
Baca juga: 14 UPDATE Hot Transfer PSIS Semarang: 11 Otw, 2 Asing Terciduk, Kode Muncul dari Agen Langganan Tim
PSIS juga sudah mempermanenkan kontrak bek sayap, Bayu Fiqri yang sebelumnya dipinjam dari Persib Bandung.
Selain itu, PSIS saat ini sudah melepas total 18 pemain dengan rincian pemain yang keluar sebanyak 9 pemain dan 6 pemain akan dipinjamkan ke klub lain.
Selain itu, 3 pemain juga dipastikan tidak akan didaftarkan di putaran pertama karena masih dibekap cedera.
Lantas muncul pertanyaan, kapan PSIS akan merilis pemain barunya kembali?.
Menurut Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer PSIS, pihaknya sudah mendapatkan beberapa pemain baru.
Dalam waktu dekat para pemain baru tersebut akan segera diperkenalkan.
Pengumuman akan dilakukan dengan catatan semua proses administrasi telah selesai.
"Saat ini kami lagi fokus selesaikan proses perekrutan pemain lokal baru, minggu ini akan dirilis satu per satu yang sudah clear baik kontrak di klub lamanya maupun administrasinya," kata Yoyok Senin (8/5/2023) seperti dikutip dari Tribun Jateng.
Baca juga: Super Agen Indonesia Sudah Bergerilya: PSS Sleman Done Disuplai, 2 Asing PSIS Semarang Selanjutnya?
Kemudian muncul pertanyaan kembali, kapan pemain asing baru dirilis?
Hal ini mengingat PSIS baru dipastikan memiliki tiga pemain asing yakni Marukawa, Vitinho, dan Carlos Fortes.
Menanggapi hal itu, Yoyok Sukawi mengatakan saat ini PSIS tengah menunggu regulasi terbaru mengenai pemain asing karena ada perubahan dari musim-musim sebelumnya.
"Terkait regulasi pemain asing, kabarnya akan diputus PSSI dengan 5+1 ASEAN, artinya PSIS masih kurang 2 asing bebas + 1 ASEAN. Kita akan berburu posisi Stoper / CB dan Midfield untuk melengkapi 2 asing bebas + 1 ASEAN tersebut," jelas Yoyok Sukawi.