Jalan ini bersisian dengan rel kereta api, namun beberapa bagian tanpa ada lampu jalan dan sangat gelap.
Terutama area persawahan Ngulakan, tidak jauh dari palang pintu kereta api di Pasar Cikli atau SD Negeri Hargorejo.
Lokasi kecelakaan sendiri dekat dengan ruko Bulak Ngulakan.
Naas tidak bisa dihindari.
Lansia itu tertabrak motor Honda Scoopy AB 3544 VP yang dikemudikan Maylina RA (19) asal Kapanewon Temon.
Temannya, Yulita DA (15) duduk di boncengan saat itu.
Saat itu, motor Scoopy melaju dari barat ke timur.
Motor itu malah menabrak Mbah Partijan yang tengah mengayuh sepeda searah di depannya.
“Waktu nunggu Bapak di rumah sakit, ketemu keluarga dari pemotor. Kata mereka, si pengendara motor ini pernah menabrak orang lain juga belum lama,” kata Mardiyah.
Tabrakan membuat semua pengendara terseret.
Selain itu, tabrakan mengakibatkan motor rusak pada lampu dan tebeng yang remuk, sementara sepeda bengkok.
Lansia itu tergeletak di jalan bersimbah darah.
Begitu pula dengan Meylina yang mengalami lecet sekujur tubuhnya, mulai dari pipi, tangan, dahi, dagu, kaki tangan hingga cidera kepala.
Sementara Yulita menderita lecet di kaki tangan.
Hanya Yulita yang rawat jalan setelah kecelakaan itu.