Sejak didatangkan satu musim lalu, Bagus Kahfi tak jua diberikan menit bermain oleh sang pelatih Giannis Douvikas.
Selaras dengan nasib Bagus Kahfi, Pratama Arhan juga alami kesulitan serupa bersaing dengan para pemain lain di klub asal J2 League, Tokyo Verdy.
Didatangkan per 1 Maret 2022, Pratama Arhan sejatinya mendapatkan kontrak dua musim hingga 31 Januari 2024.
Namun sayang, hingga saat ini, pemain kelahiran Blora itu baru diberikan satu kali kesempatan bermain oleh pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku.
Bahkan,nama Pratama Arhan juga jarang diikutsertakan oleg Hiroshi Jofuku di setiap laga yang dimainkan Tokyo Verdy.
Lantas, menilik situasi di atas, siapa yang lebih berpeluang didatangkan Persija Jakarta pada bursa transfer awal musim 2023/2024 kali ini?
Tentu, melihat situasinya, Bagus Kahfi lebih potensial untuk dipulangkan Persija Jakarta.
Kontraknya yang akan usai menjadi sebab utama Persija Jakarta bisa memulangkannya dengan mudah.
Sedangkan untuk Pratama Arhan, meskipun Persija Jakarta dikenal royal dalam penebusan kontrak pemain bintang, hadangan akan muncul dari tim yang mengorbitkan pemain asal Blora tersebut, PSIS Semarang.
Mengingat, PSIS Semarang bakal memproteksi Pratama Arhan agar tak hengkang ke tim lain jika harus kembali meniti karier di Liga Indonesia.
Pemain berusia 21 tahun itu juga diprediksi tak akan memilih pergi dari PSIS Semarang karena manajemen Laskar Mahesa Jenar yang sangat mendukung dan memudahkan kepindahannya untuk abroad ke Jepang bersama Tokyo Verdy.
Menarik dinantikan siapa pemain abroad yang akan kembali dipulangkan Persija Jakarta pada bursa transfer awal musim 2023/2024.
Tom Rogic Masuk Bidikan Persija Jakarta Lagi
Jakmania dan Jak Angel setuju? Persija Jakarta lagi-lagi lirik kreator serangan cinta lamanya berlabel Rp 17 Miliar, ternyata statistiknya lagi down, berikut penjelasannya.
Dilansir TribunWow.com, Persija Jakarta belum lama ini dikabarkan tertarik lagi untuk mencoba menggaet kreator serangan asal Australia, Tom Rogic.